Babinsa dan Warga Cor Jalan Antar Desa di Sragen, Akses Lancar Ekonomi Meningkat

Babinsa Koramil Karangmalang bersama warga Desa Pelemgadung, Sragen, gotong royong cor jalan antar desa guna memperlancar akses transportasi, mendukung hasil pertanian, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Babinsa dan Warga Cor Jalan Antar Desa di Sragen, Akses Lancar Ekonomi Meningkat
Babinsa Koramil Karangmalang dan Warga Gotong Royong Cor Jalan Antar Desa di Sragen, Dorong Akses Lancar dan Ekonomi Meningkat

SRAGEN, LINTASTIMURMEDIA.COM – Pengecoran jalan penghubung antar desa di Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kelancaran akses transportasi dan mobilitas warga. Kegiatan karya bakti ini melibatkan Babinsa Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen, Serda Dwi, bersama masyarakat setempat, yang secara bersama-sama melaksanakan pengecoran jalan pada Jumat (17/04/2026).

Sejak pagi hari, suasana kebersamaan tampak begitu kental di lokasi kegiatan. Babinsa tidak hanya hadir sebagai pengawas, tetapi turut terjun langsung ke lapangan. Serda Dwi terlihat aktif mengaduk material cor, mendorong gerobak, hingga membantu proses pengecoran bersama warga. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat pedesaan.

Pengerjaan jalan dilakukan secara swadaya dengan memanfaatkan mesin molen serta peralatan manual. Meski sederhana, proses tersebut berjalan efektif berkat kekompakan antara aparat TNI dan warga. Hal ini sekaligus mencerminkan sinergitas yang solid dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa yang berkelanjutan.

“Jalan penghubung antar desa ini memang menjadi prioritas utama. Jika akses jalan sudah baik, maka distribusi hasil pertanian akan lebih mudah, anak-anak bisa berangkat sekolah tanpa hambatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat akan semakin lancar,” ujar Serda Dwi di sela-sela kegiatan.

Sebelum dilakukan pengecoran, kondisi jalan tersebut masih berupa tanah bercampur batu yang kerap becek dan licin saat hujan turun. Kondisi ini tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan. Dengan dilakukannya pengecoran, diharapkan jalan menjadi lebih kuat, tahan lama, serta aman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini menjadi kunci utama percepatan pembangunan. Warga Desa Pelemgadung mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga ikut bekerja secara langsung di lapangan.

“Pak Babinsa tidak hanya mengawasi, tapi benar-benar ikut bekerja dari pagi hingga selesai. Kehadiran beliau membuat kami semakin semangat untuk gotong royong,” ungkap Sasmo (47), salah satu warga setempat.

Kegiatan karya bakti ini tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik berupa jalan yang lebih layak, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Nilai kebersamaan, kepedulian, serta semangat gotong royong menjadi fondasi penting dalam membangun desa yang mandiri dan sejahtera.

Melalui kegiatan ini, Babinsa berharap proses pembangunan jalan dapat segera rampung sesuai target sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat luas. Keberadaan jalan yang baik diyakini akan menjadi penggerak utama peningkatan kesejahteraan warga, khususnya dalam mendukung sektor pertanian, pendidikan, dan perekonomian lokal di wilayah Sragen.