Praktisi Hukum Apresiasi Polresta Bukittinggi Berantas Kriminal dan Narkoba

Praktisi hukum Afriadi Andika mengapresiasi Polresta Bukittinggi atas keberhasilan memberantas kriminal dan narkoba serta mendorong penegakan hukum yang tegas.

Praktisi Hukum Apresiasi Polresta Bukittinggi Berantas Kriminal dan Narkoba
Apresiasi Penegakan Hukum di Bukittinggi, Praktisi Hukum Afriadi Andika: Pemberantasan Kriminal dan Narkoba Harus Berkelanjutan

BUKITTINGGI, SUMATERA BARAT – LINTASTIMURMEDIA.COM – Praktisi hukum sekaligus Wakil Pimpinan Redaksi Tipikor TV, Afriadi Andika, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bukittinggi bersama seluruh aparat penegak hukum yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas berbagai bentuk tindak kriminal dan peredaran narkotika yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Menurut Afriadi Andika, keberhasilan aparat dalam mengungkap dugaan tindak pidana yang diduga menjadi bagian dari jaringan kriminal merupakan bukti nyata bahwa negara hadir melalui institusi penegak hukum untuk memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk keseriusan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang kondusif dari ancaman kejahatan.

"Langkah tegas tersebut merupakan bukti nyata bahwa aparat penegak hukum tidak tinggal diam terhadap berbagai praktik ilegal yang merusak generasi bangsa. Aparat hadir dengan tindakan yang profesional, terukur, dan memberikan dampak langsung bagi terciptanya rasa aman di tengah masyarakat," ujar Afriadi Andika.

Ia menilai, tindakan tegas kepolisian dalam mengungkap dan menangkap para pelaku tindak kriminal, termasuk pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika, patut diapresiasi. Penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten menjadi pesan kuat bahwa supremasi hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, siapa pun pelakunya.

Menurutnya, berbagai bentuk kejahatan, khususnya kejahatan dengan kekerasan maupun tindak pidana yang melibatkan kepemilikan senjata api secara ilegal, merupakan ancaman serius terhadap ketertiban umum dan keselamatan masyarakat. Karena itu, aparat penegak hukum diharapkan terus meningkatkan langkah-langkah preventif maupun represif secara berimbang.

"Kejahatan dengan kekerasan, terutama yang melibatkan senjata api, sangat meresahkan masyarakat. Saya berharap aparat terus meningkatkan patroli, memperkuat pengawasan, serta membangun sinergi yang lebih erat dengan masyarakat agar kasus-kasus serupa dapat dicegah sejak dini," katanya.

Lebih lanjut, Afriadi menegaskan bahwa keberhasilan operasi pemberantasan kriminalitas dan narkoba tidak boleh dipandang sebagai akhir dari perjuangan penegakan hukum. Sebaliknya, keberhasilan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat strategi pemberantasan kejahatan secara berkelanjutan, terencana, dan menyentuh hingga ke akar persoalan.

Menurutnya, penegakan hukum yang profesional, objektif, transparan, serta berlandaskan prinsip keadilan merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Oleh karena itu, kolaborasi antara aparat kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari kriminalitas.

"Tanpa dukungan masyarakat, aparat kepolisian tentu memiliki keterbatasan dalam menjalankan tugasnya. Sebaliknya, masyarakat juga membutuhkan kehadiran polisi sebagai pelindung dan pengayom. Karena itu, sinergi antara masyarakat dan kepolisian merupakan gerbang utama dalam menumpas berbagai bentuk kejahatan," tegasnya.

Di akhir keterangannya, Afriadi Andika berharap upaya pemberantasan kejahatan dan peredaran narkotika di Sumatera Barat terus dilakukan secara berkesinambungan. Ia menilai bahwa langkah tersebut bukan semata-mata tindakan penertiban, melainkan bagian dari komitmen bersama untuk menyelamatkan generasi muda, menjaga ketertiban umum, serta mewujudkan supremasi hukum yang berkeadilan.

"Kasus pemberantasan kejahatan dan narkoba di Sumatera Barat bukan hanya sekadar tindakan penertiban. Lebih dari itu, ini merupakan ikhtiar bersama dalam menjaga keamanan daerah, melindungi generasi penerus bangsa, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum yang profesional, adil, dan berintegritas," pungkas Afriadi Andika.