Bupati Siak Dorong Wajib Belajar PAUD 1 Tahun, Orang Tua Diminta Dukung Anak Usia Dini
Bupati Siak Afni menegaskan pentingnya program Wajib Belajar Satu Tahun PAUD. Orang tua diminta aktif mendukung pendidikan anak usia dini agar siap memasuki jenjang SD dan membangun generasi emas Kabupaten Siak.
SIAK – LINTASTIMURMEDIA.COM – Bupati Siak, Afni, menegaskan pentingnya implementasi program Wajib Belajar Satu Tahun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai fondasi utama membangun generasi emas Kabupaten Siak. Kebijakan ini merupakan bagian dari program nasional yang tertuang dalam RPJPN 2025–2045, Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2045, serta Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029.
Dalam sosialisasi yang digelar di Balairung Datuk Empat Suku pada agenda Rumah Rakyat, Sabtu (27/9/2025), Afni mengingatkan seluruh orang tua untuk aktif mendukung pendidikan anak sejak dini. Ia menekankan bahwa masa prasekolah merupakan periode emas yang menentukan kesiapan anak sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).
“Kita sekarang sudah ada ketetapan wajib belajar satu tahun pra sekolah PAUD. Saya berharap orang tua lebih peduli. Jika anak sudah cukup umur, segera daftarkan ke PAUD. Ini penting untuk membentuk kesiapan akademik, motorik, dan sosial anak,” jelas Bupati Afni.
Dukungan Orang Tua Jadi Kunci
Program ini tidak hanya sebatas kebijakan administratif, melainkan sarana memperkuat perhatian masyarakat terhadap layanan PAUD yang berkualitas. Afni mengajak semua pihak, terutama orang tua, untuk memastikan anak-anak usia 5–6 tahun mendapatkan akses pendidikan bermutu sebelum melangkah ke SD.
“Mari kita dorong bersama anak-anak masuk PAUD agar mereka terbiasa membaca, motoriknya berkembang baik, dan siap menghadapi tantangan saat melanjutkan ke SD,” tambahnya.
Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Siak, Afni berkomitmen meningkatkan kerja sama lintas sektor guna menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, ramah anak, dan mampu menumbuhkan karakter generasi cerdas, sehat, serta berakhlak mulia.
Apresiasi Tenaga Pendidik
Salah seorang pendidik PAUD dari Kecamatan Tualang, Ester, turut menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah. Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini memberikan motivasi baru bagi tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas layanan.
“Luar biasa sekali kegiatan ini. Bagi kami para guru PAUD, ini adalah penyemangat untuk terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi anak-anak didik,” ujarnya penuh semangat.
Rumah Rakyat sebagai Pusat Edukasi
Lewat kegiatan ini, Rumah Rakyat kembali menunjukkan perannya sebagai pusat aktivitas yang mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Tidak hanya fokus pada komunikasi, tetapi juga ikut mempersiapkan pondasi generasi emas Kabupaten Siak sejak usia dini.
Acara sosialisasi juga dimeriahkan dengan senam bersama serta lomba kolase anak-anak. Kegiatan tersebut tidak sekadar hiburan, melainkan sarana untuk melatih kreativitas, mengasah motorik halus, meningkatkan konsentrasi, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri anak.
Komitmen Bersama Menuju Generasi Emas
Sebagai puncak acara, dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara stakeholder dan mitra kerja Bunda PAUD. Komitmen ini menegaskan dukungan terhadap program Wajib Belajar Satu Tahun serta kesinambungan pendidikan 13 tahun di Kabupaten Siak.
Selain itu, program ini juga bersinergi dengan Gerakan Satu PAUD Satu Desa serta kebijakan seragam gratis bagi anak-anak PAUD, sehingga tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk mengabaikan pendidikan anak usia dini.
Dengan langkah nyata ini, Kabupaten Siak berkomitmen melahirkan generasi emas yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.





















