Pemkab Kuansing dan Pemko Tanjung Pinang Jajaki Kerja Sama Strategis
Pemkab Kuansing menjajaki kerja sama strategis dengan Pemko Tanjung Pinang untuk percepatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan penguatan ekonomi daerah.
TANJUNG PINANG – LINTASTIMURMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus memperkuat langkah diplomasi antardaerah dengan menjajaki kerja sama strategis bersama Pemerintah Kota Tanjung Pinang. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya konkret dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta optimalisasi potensi ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, dalam pertemuan resmi bersama jajaran Pemerintah Kota Tanjung Pinang yang berlangsung pada Kamis (9/4/2026) pagi. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pemerintahan, namun juga forum strategis dalam merumuskan arah kolaborasi lintas wilayah yang saling menguntungkan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wali Kota Tanjung Pinang, H. Lis Darmansyah, yang didampingi oleh Inspektur Surjadi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Teguh Susanto, Kepala DPKAD Jasman, serta Asisten III Augus Raja Unggul. Kehadiran para pejabat kunci ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Tanjung Pinang dalam membuka ruang sinergi yang konstruktif dengan daerah lain, khususnya Kuantan Singingi.
Dari unsur masyarakat dan organisasi, Ikatan Warga Kuantan Singingi (IWAKUSI) juga turut ambil bagian dalam pertemuan tersebut. Sekretaris Umum IWAKUSI, Maswito, bersama sejumlah pengurus hadir memberikan dukungan moril terhadap upaya penguatan hubungan antardaerah. Kehadiran tokoh masyarakat Suhendri turut menambah nuansa kebersamaan dan memperkuat dimensi sosial dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Bupati Suhardiman Amby hadir didampingi oleh Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnaen, ST, MSi, Kepala BKPP Drs. Muradi, Kepala Bapenda H. Masrul Hakim, Kabag Ekonomi Trian Zulhadi, serta Sekretaris Dinas Kominfo Hevi H. Antoni. Komposisi rombongan ini mencerminkan kesiapan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam membangun kerja sama lintas sektor yang terstruktur dan berorientasi pada hasil nyata.
Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman Amby menegaskan bahwa kerja sama antardaerah merupakan strategi penting di tengah dinamika pembangunan saat ini. Ia menilai bahwa kolaborasi bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan nyata untuk saling memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi tantangan global maupun lokal.
“Sinergi antar pemerintah daerah sangat penting untuk saling berbagi pengalaman, inovasi, dan potensi yang dimiliki. Dengan kolaborasi yang terarah, kita dapat menciptakan solusi bersama yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Suhardiman dengan penuh optimisme.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa terdapat berbagai sektor strategis yang dapat dijadikan fokus kerja sama, di antaranya penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, pengembangan ekonomi daerah berbasis potensi unggulan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta transformasi digital dalam sistem pemerintahan.
Pertemuan ini juga membuka ruang diskusi yang konstruktif antara kedua belah pihak, termasuk pertukaran gagasan dan pengalaman terkait inovasi daerah yang telah berhasil diterapkan. Hal ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam merancang kebijakan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Tak hanya itu, momentum ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat ikatan emosional antara Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan Pemerintah Kota Tanjung Pinang. Kedekatan ini dinilai penting sebagai fondasi dalam membangun kerja sama jangka panjang yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.
Dengan adanya penjajakan kerja sama ini, diharapkan akan lahir berbagai program konkret yang mampu memberikan dampak signifikan, baik dalam peningkatan daya saing daerah, pertumbuhan ekonomi, maupun pelayanan publik yang lebih prima dan inklusif.
Ke depan, kedua pemerintah daerah berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini melalui langkah-langkah teknis dan perumusan nota kesepahaman (MoU) sebagai payung hukum kerja sama. Hal ini menjadi bukti bahwa sinergi antardaerah bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju pembangunan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di kawasan regional.





















