Siak Tampilkan Warisan Islam di Pawai MTQ Riau 2025

Pemerintah Kabupaten Siak tampil memukau dalam Pawai Ta’aruf MTQ Riau 2025 dengan miniatur Istana Siak dan Masjid Syahabuddin, simbol kejayaan Islam dan budaya Melayu.

Siak Tampilkan Warisan Islam di Pawai MTQ Riau 2025
Pemkab Siak Semarakkan Pawai Ta’aruf MTQ Riau ke-43, Tampilkan Miniatur Ikonik Istana Siak dan Masjid Syahabuddin
Siak Tampilkan Warisan Islam di Pawai MTQ Riau 2025
Siak Tampilkan Warisan Islam di Pawai MTQ Riau 2025
Siak Tampilkan Warisan Islam di Pawai MTQ Riau 2025
Siak Tampilkan Warisan Islam di Pawai MTQ Riau 2025
Siak Tampilkan Warisan Islam di Pawai MTQ Riau 2025
Siak Tampilkan Warisan Islam di Pawai MTQ Riau 2025
Siak Tampilkan Warisan Islam di Pawai MTQ Riau 2025
Siak Tampilkan Warisan Islam di Pawai MTQ Riau 2025
Siak Tampilkan Warisan Islam di Pawai MTQ Riau 2025
Siak Tampilkan Warisan Islam di Pawai MTQ Riau 2025

LINTASTIMURMEDIA.COM – BENGKALIS – Dalam semangat menyambut dan memeriahkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-43 tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Siak tampil mencolok dan memikat perhatian masyarakat dengan menghadirkan mobil hias bertemakan warisan budaya Islam dan kejayaan Melayu. Miniatur megah Istana Siak dan Masjid Syahabuddin, dua ikon sejarah Islam di tanah Siak, dipadukan dalam satu tampilan artistik yang menggambarkan identitas dan jati diri Negeri Istana.

“Mobil hias yang kami persembahkan pada pawai ini mencerminkan kekayaan budaya Melayu yang berpadu harmonis dengan nilai-nilai Islam, sebagaimana wajah Kabupaten Siak hari ini—religius, berbudaya, dan penuh semangat membangun,” ujar Wakil Bupati Siak, H. Syamsurizal, di sela-sela pelaksanaan Pawai Ta’aruf yang digelar meriah pada Sabtu (28/6/2025).

Kehadiran miniatur Istana Siak dan Masjid Syahabuddin bukan semata sebagai simbol arsitektur, tetapi juga sebagai pengingat akan kejayaan Kesultanan Siak Sri Indrapura yang menjadi tonggak peradaban Islam di Riau. Tak hanya itu, Pemkab Siak juga memamerkan kekayaan seni tradisional, seperti pertunjukan Kompang dan elemen budaya lokal lainnya yang sarat dengan makna religius dan nilai adat.

Mengusung yel-yel “Siak Hebat, Siak Bermartabat,” rombongan Kabupaten Siak menyuarakan tekad kuat untuk menjadi yang terbaik dalam ajang MTQ Provinsi Riau kali ini. Pawai Ta’aruf dijadikan sebagai panggung ekspresi budaya dan spiritualitas, sekaligus wadah mempererat tali silaturahmi antar daerah. “Kami ingin menyampaikan bahwa di Siak, harmoni antara agama, budaya, dan adat istiadat menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang berkarakter,” tambah Syamsurizal.

Rombongan Pawai Ta’aruf Kabupaten Siak sendiri dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Siak H. Syamsurizal, didampingi sejumlah tokoh penting daerah, seperti anggota DPRD Kabupaten Siak, unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, hingga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Siak. Seluruh peserta tampil dengan semangat dan penuh kekompakan, mencerminkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya serta Al-Qur’an.

Pawai Ta’aruf sebagai rangkaian pembuka MTQ ke-43 tingkat Provinsi Riau ini secara resmi dilepas oleh Gubernur Riau, Dr. H. Abdul Wahid, dan turut dihadiri oleh para Bupati dan Walikota se-Riau. Dalam momentum bersejarah ini, Wakil Bupati Siak juga secara simbolis menyerahkan lukisan tokoh nasional asal Siak, Sultan Syarif Kasim II, kepada Gubernur Riau sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan dan kontribusi Sultan terhadap kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan semangat melestarikan warisan budaya Islam dan memperkuat identitas Melayu, Kabupaten Siak menjadikan ajang MTQ bukan hanya lomba keagamaan semata, melainkan juga panggung kebanggaan dan pembuktian diri sebagai daerah yang religius, berbudaya, dan terus melaju menuju kemajuan.