Babinsa Koramil Gemolong Bantu Petani Basmi Gulma Padi di Sragen
Babinsa Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen Serka Sumanto turun langsung membantu petani membasmi gulma padi di lahan pertanian Dukuh Semak, Gemolong. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan TNI terhadap ketahanan pangan serta meningkatkan hasil panen padi masyarakat Sragen melalui pendampingan dan gotong royong di sawah.
SRAGEN, LINTASTIMURMEDIA.COM – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah binaan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen, Serka Sumanto, turun langsung membantu petani melakukan pembersihan gulma pada tanaman padi di area persawahan milik Bp. Ikhsan, Dukuh Semak RT 09/03, Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Jumat (10/04/2026).
Kegiatan pendampingan tersebut menjadi bagian dari peran aktif TNI AD melalui aparat teritorial dalam mendukung program ketahanan pangan daerah dan nasional, khususnya dalam menjaga keberlanjutan produksi padi sebagai komoditas utama masyarakat.
Dengan penuh semangat kebersamaan dan jiwa gotong royong, Babinsa bersama para petani terlihat bahu-membahu membersihkan gulma yang tumbuh di sela-sela tanaman padi. Pembersihan dilakukan secara manual guna memastikan tanaman padi tidak terganggu dalam proses pertumbuhan serta dapat menyerap unsur hara secara optimal dari tanah.
Serka Sumanto yang akrab disapa Manto tersebut menjelaskan bahwa keberadaan gulma di lahan pertanian merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan hasil produksi padi apabila tidak segera ditangani secara rutin dan tepat.
“Gulma dapat menjadi pesaing utama tanaman padi dalam memperoleh nutrisi, air, dan cahaya. Karena itu perlu dilakukan pengendalian secara berkala agar pertumbuhan padi tetap maksimal dan hasil panen nantinya bisa meningkat,” ujarnya.
Selain melakukan pendampingan secara langsung di lapangan, Babinsa juga memberikan motivasi dan dorongan semangat kepada para petani agar terus konsisten dalam merawat lahan pertanian mereka. Ia menegaskan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada kondisi alam, tetapi juga pada kerja keras, perawatan yang baik, serta sinergi antara petani dan aparat kewilayahan.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah aktivitas petani ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat, sekaligus menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di sektor pertanian.
Pemilik lahan, Bp. Ikhsan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Babinsa yang turun langsung membantu pekerjaan petani di sawahnya. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian.
“Kami sangat terbantu dengan adanya Babinsa yang ikut turun ke sawah. Semoga ke depan hasil panen padi kami semakin meningkat dan lebih baik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Gemolong semakin meningkat, serta mampu memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan Kabupaten Sragen dan Jawa Tengah secara umum.
Sumber: Agus Kemplu





















