Dansatgas TMMD Surakarta 2025 Turun Langsung Bantu Warga Perbaiki Saluran Air
Dansatgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor Situmorang turun langsung membaur bersama warga Karangasem perbaiki saluran air 586 meter.
LINTASTIMURMEDIA.COM - SURAKARTA – Meski sengatan matahari terasa terik menyengat kulit, semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat kembali terjalin erat di Kota Solo. Komandan Kodim (Dandim) 0735/Surakarta yang juga bertindak sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reguler ke-125, Letkol Inf Fictor J. Situmorang, S.I.P., M.I.P., tanpa canggung turun langsung ke lapangan. Ia ikut bekerja bersama prajurit TNI dan masyarakat dalam menyelesaikan sasaran fisik finishing perbaikan saluran air sepanjang 586 meter dengan menggunakan Uditch di Jalan Mojo, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Sabtu (16/08/2025).

Dansatgas menegaskan bahwa program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Tahun 2025 yang digelar di wilayah Kodim 0735/Surakarta akan selesai tepat waktu serta memberikan hasil berkualitas bagi masyarakat. Kehadirannya di lokasi proyek bukan sekadar simbolis, tetapi juga bentuk pengawasan langsung untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan sesuai target.
Komitmen Kualitas dan Tepat Waktu
Dalam keterangannya, Letkol Inf Fictor J. Situmorang menyampaikan bahwa peninjauan ke lapangan merupakan bagian penting dari kepemimpinan. Ia ingin memastikan pengerjaan fisik saluran air yang menggunakan Uditch tersebut berjalan lancar tanpa hambatan.
“Progres TMMD Reguler ke-125 di Surakarta ini sudah sesuai tahapan. Semua berjalan baik, tidak ada kendala berarti yang bisa menghambat jalannya pengerjaan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa TMMD bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sosial dan emosional. Melalui keterlibatan masyarakat dalam pengerjaan proyek, tumbuh rasa memiliki serta kebanggaan kolektif terhadap hasil pembangunan.
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat
Program TMMD telah lama dikenal sebagai wujud nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah, aparat kelurahan, hingga warga desa. Dengan prinsip gotong royong, TMMD tidak hanya meningkatkan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.
“Selain bekerja, momen kebersamaan ini harus dijadikan sarana memperkuat ikatan emosional antara TNI dan rakyat. Kemanunggalan ini penting untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan ketahanan bangsa di tengah dinamika sosial yang terus berkembang,” ungkap Letkol Fictor.

Harapan Besar untuk Masyarakat
Dansatgas menutup keterangannya dengan optimisme bahwa seluruh rangkaian TMMD ke-125 akan memberi manfaat besar. Hasil pembangunan saluran air diharapkan mampu mengurangi genangan, memperlancar sistem irigasi, serta mendukung kenyamanan aktivitas warga di kawasan Karangasem.
“Kami berharap seluruh program TMMD dapat selesai tepat waktu dengan hasil maksimal. Hasil kerja bersama ini nantinya akan benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya hari ini, tetapi untuk jangka panjang,” pungkasnya.
Catatan Penting
Dengan semangat kebersamaan yang dibangun melalui TMMD Reguler ke-125, masyarakat tidak hanya memperoleh infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga menguatkan nilai persatuan. TMMD di Surakarta menjadi contoh bagaimana pembangunan fisik dan pembangunan karakter bangsa dapat berjalan beriringan, mewujudkan kemajuan desa sekaligus memperkokoh persaudaraan antara TNI dan rakyat.





















