Komunitas Motor GSM Tolak Aksi Anarkis di Medan
Komunitas Motor GSM Medan menyatakan sikap menolak seluruh bentuk aksi anarkis kelompok motor yang meresahkan warga. GSM mengajak masyarakat, khususnya anak muda, untuk menjaga keamanan kota dan menjadikan komunitas motor sebagai ruang positif, tertib, dan berkontribusi bagi lingkungan sosial.
MEDAN – LINTASTIMURMEDIA.COM – Ketua Komunitas Motor GSM Kota Medan Tuntungan, Renaldi Tamba, menyampaikan pernyataan sikap tegas menolak seluruh bentuk aktivitas kelompok motor yang berperilaku anarkis, brutal, dan meresahkan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan pada Jumat, 7 November 2025, sebagai bentuk komitmen komunitas motor dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Medan.
Renaldi menegaskan bahwa aksi-aksi tindak kejahatan jalanan yang mengatasnamakan kelompok motor bukan hanya merusak citra komunitas otomotif, tetapi juga mengganggu kenyamanan publik dan mengancam keselamatan warga. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Kota Medan, terutama anak muda dan para remaja, untuk lebih peduli dalam menjaga keamanan lingkungan, menolak segala bentuk kekerasan jalanan, dan tidak terlibat dalam aktivitas geng motor liar.
Menurutnya, komunitas motor seharusnya menjadi ruang positif untuk bersilaturahmi, menyalurkan hobi otomotif, serta membangun solidaritas antar-penggemar motor, bukan sebaliknya. GSM juga meyakini bahwa komunitas motor memiliki peran penting dalam menciptakan aktivitas sosial yang bernilai, mulai dari kegiatan amal, kampanye keselamatan berkendara, hingga aksi peduli lingkungan di kawasan Medan dan sekitarnya.
Renaldi berharap sikap tegas ini bisa menjadi contoh bagi komunitas lain agar ikut menjaga citra positif dunia otomotif serta membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkarakter.
Reporter: Rizky Zulianda
Editor: Thab313





















