Wabup Meranti Tinjau Arus Balik Lebaran di Pelabuhan RoRo Insit

Wabup Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin meninjau arus balik Lebaran di Pelabuhan RoRo Insit. Penyeberangan Insit–Buton terpantau aman, lancar, meski terjadi lonjakan penumpang signifikan.

Wabup Meranti Tinjau Arus Balik Lebaran di Pelabuhan RoRo Insit
Wabup Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin Tinjau Arus Balik Lebaran di Pelabuhan RoRo Insit, Pastikan Penyeberangan Aman dan Lancar

MERANTI – LINTASTIMURMEDIA.COM – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, melakukan peninjauan langsung arus balik Lebaran di Pelabuhan RoRo Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kamis (26/3/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus penyeberangan penumpang, kendaraan, dan distribusi barang pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam peninjauan tersebut, Muzamil memastikan bahwa kondisi arus balik Lebaran di lintasan strategis Insit (Selatpanjang) – Buton (Mengkapan), Kabupaten Siak, berjalan tertib, aman, dan lancar. Meski terjadi lonjakan signifikan jumlah pengguna jasa penyeberangan, seluruh aktivitas di pelabuhan tetap terkendali dengan baik berkat koordinasi lintas sektor.

Peninjauan ini dilakukan pada hari kelima setelah Idulfitri, saat mobilitas masyarakat yang kembali ke daerah perantauan maupun pusat aktivitas ekonomi mengalami peningkatan tajam. Sejak H-7 Lebaran, arus penumpang dan kendaraan di Pelabuhan RoRo Insit memang sudah menunjukkan tren kenaikan, yang terus berlanjut hingga memasuki puncak arus balik.

Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Asrizal Aldo, mengungkapkan bahwa lonjakan arus penyeberangan saat Idulfitri merupakan fenomena rutin tahunan. Namun, pada tahun ini peningkatan volume terbilang cukup signifikan dibandingkan hari normal.

“Pada hari biasa, kendaraan roda empat hanya berkisar belasan unit dan roda dua sekitar puluhan unit, dengan jumlah penumpang ratusan orang. Namun pada momen Idulfitri tahun ini, jumlah tersebut meningkat hingga lebih dari dua kali lipat,” jelasnya.

Ia menambahkan, peningkatan ini tidak hanya dipengaruhi oleh tradisi mudik dan arus balik, tetapi juga meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat antarwilayah, khususnya antara Kepulauan Meranti dan Kabupaten Siak.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Muzamil turut didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran lintas instansi ini bertujuan memastikan pelayanan publik tetap optimal, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan teknis maupun nonteknis di tengah lonjakan volume pengguna jasa.

Muzamil menegaskan pentingnya pelayanan prima di sektor transportasi penyeberangan, terutama dalam momentum krusial seperti arus balik Lebaran. Ia menyoroti aspek pengaturan jadwal keberangkatan, manajemen antrean penumpang dan kendaraan, hingga kesiapan fasilitas dan infrastruktur pelabuhan.

“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama. Kita ingin memastikan setiap pengguna jasa mendapatkan kenyamanan, keamanan, dan kepastian waktu dalam perjalanan mereka,” tegasnya.

Ia juga mencermati tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan penyeberangan RoRo. Hal ini terlihat dari antrean kendaraan dan penumpang yang memadati area pelabuhan, terutama pada jam-jam keberangkatan.

Lonjakan tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Perhubungan untuk memperkuat sinergi dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai operator penyeberangan. Selain itu, keterlibatan unsur TNI, Polri, serta tenaga medis juga menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran dan keselamatan arus balik Lebaran.

Berkat koordinasi yang solid antarinstansi, seluruh proses penyeberangan dapat berjalan tertib tanpa hambatan berarti. Pengaturan jadwal, pengamanan, serta pelayanan di lapangan berlangsung optimal, sehingga mampu mengakomodasi tingginya volume penumpang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras. Kolaborasi ini menjadi kunci utama sehingga arus balik Lebaran di Pelabuhan RoRo Insit dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Muzamil.

Mengantisipasi puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026, Muzamil juga mengusulkan adanya penambahan jadwal operasional penyeberangan, khususnya pada akhir pekan. Langkah ini dinilai penting untuk mengurai kepadatan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Penambahan jadwal, terutama pada Sabtu dan Minggu, diharapkan dapat mengurangi antrean dan memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan,” tambahnya.

Sebagai informasi, saat ini layanan penyeberangan RoRo Insit beroperasi empat kali dalam sepekan, yaitu setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Kapal berangkat dari Insit menuju Buton pukul 07.00 WIB, dan sebaliknya dari Buton ke Insit pukul 12.00 WIB.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi penyeberangan sebagai urat nadi konektivitas antarwilayah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat secara berkelanjutan.

Kontributor Ade Tian Prahmana