10.000 Peserta Hadiri Pacu Jalur dan MTQ Riau 2026, Polres Kuansing Siapkan Pengamanan Terpadu

Polres Kuansing menggelar rakor lintas sektor untuk mematangkan pengamanan Pacu Jalur Rayon II dan MTQ Provinsi Riau 2026. Sebanyak 10.000 peserta diperkirakan hadir dalam agenda budaya dan religi terbesar di Kuantan Singingi.

10.000 Peserta Hadiri Pacu Jalur dan MTQ Riau 2026, Polres Kuansing Siapkan Pengamanan Terpadu
Rakor Lintas Sektor Digelar, Polres Kuansing Matangkan Pengamanan Pacu Jalur Rayon II dan MTQ Provinsi Riau 2026, Diprediksi Dihadiri Lebih dari 10.000 Peserta

KUANTAN SINGINGI, LINTASTIMURMEDIA.COM – Komitmen menghadirkan keamanan, ketertiban, dan kelancaran dalam dua agenda terbesar di Kabupaten Kuantan Singingi terus dimatangkan. Polres Kuantan Singingi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Eksternal Lintas Sektor guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Pacu Jalur Rayon II Kuantan Singingi dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau Tahun 2026 berjalan sukses, aman, dan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun tamu yang hadir.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Rupatama Polres Kuansing pada Rabu (10/6/2026) pukul 09.30 WIB dan dihadiri berbagai unsur strategis, mulai dari Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, TNI-Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), panitia pelaksana, instansi pendukung, hingga para pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan kedua event berskala provinsi tersebut.

Pelaksanaan rakor menjadi langkah penting dalam menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menyinkronkan seluruh tahapan persiapan menjelang pelaksanaan dua agenda besar yang diperkirakan akan menyedot perhatian masyarakat dari berbagai daerah di Provinsi Riau bahkan luar daerah.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kabag Ops Polres Kuansing KOMPOL Raymon Tarigan Gersang menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan Pacu Jalur Rayon II dan MTQ Provinsi Riau 2026 yang akan berlangsung dalam waktu yang hampir bersamaan.

Menurutnya, seluruh unsur harus memiliki pemahaman yang sama terkait tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing sehingga berbagai potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini.

“Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi seluruh stakeholder. Mengingat Pacu Jalur Rayon II dan MTQ Provinsi Riau dilaksanakan dalam waktu yang berdekatan, maka kesiapan seluruh sektor harus benar-benar matang, mulai dari aspek pengamanan, pengaturan lalu lintas, kesehatan, kebersihan, hingga pelayanan kepada para tamu dan peserta,” ujar KOMPOL Raymon Tarigan.

Ia menambahkan, Polres Kuansing bersama seluruh unsur terkait berkomitmen memberikan pengamanan maksimal agar kedua kegiatan yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi tersebut dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses.

“Kita pastikan seluruh tahapan berjalan secara maksimal sehingga Pacu Jalur Rayon II dan MTQ Provinsi Riau dapat terlaksana dengan aman, tertib, nyaman, dan memberikan dampak positif bagi daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Raymon mengungkapkan bahwa kedua agenda tersebut diprediksi akan dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Bahkan berdasarkan informasi awal yang diterima panitia, Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A direncanakan hadir dalam pembukaan MTQ Provinsi Riau 2026.

Kehadiran tokoh nasional tersebut tentunya akan meningkatkan perhatian publik terhadap pelaksanaan MTQ sekaligus menambah tanggung jawab seluruh pihak dalam memastikan kesiapan penyelenggaraan kegiatan.

“Pada tanggal 22 Juni 2026 nanti akan dilaksanakan rakor akhir sebagai pemantapan seluruh persiapan. Kami meminta masing-masing seksi dan bidang untuk memaparkan kesiapan maupun kendala yang dihadapi sehingga dapat segera dicarikan solusi bersama,” tambahnya.

Pawai Perahu Hias di Sungai Kuantan Jadi Daya Tarik Baru MTQ Provinsi Riau 2026

Sementara itu, Asisten III Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Azhar Ali, mengungkapkan bahwa pelaksanaan MTQ Provinsi Riau tahun ini akan menghadirkan sejumlah inovasi dan nuansa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Pawai Ta’aruf yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026 pukul 08.00 WIB. Tidak hanya itu, masyarakat juga akan disuguhkan atraksi budaya berupa pawai perahu hias yang akan digelar di sepanjang aliran Sungai Kuantan pada pukul 14.00 WIB.

Konsep tersebut dipilih sebagai bentuk penguatan identitas budaya daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi masyarakat Kuantan Singingi kepada para tamu dan peserta yang datang dari berbagai daerah.

“Jika sebelumnya menggunakan mobil hias, tahun ini akan digelar pawai perahu hias di Sungai Kuantan. Ini menjadi salah satu daya tarik yang diharapkan mampu memperkuat nuansa budaya Melayu serta memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat luas,” jelas Azhar Ali.

Pacu Jalur Rayon II Jadi Magnet Wisata dan Ekonomi Masyarakat

Di sisi lain, Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon II, Indra Sukri, menyampaikan bahwa berbagai persiapan teknis terus dimatangkan. Kesiapan penginapan bagi tamu undangan, peserta, hingga Liaison Officer (LO) telah disusun secara terencana guna memastikan seluruh kebutuhan selama kegiatan berlangsung dapat terpenuhi dengan baik.

Pacu Jalur Rayon II sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 29 Juni 2026 dan menjadi salah satu agenda budaya paling dinantikan masyarakat Riau.

Sebelum pelaksanaan lomba, panitia akan menggelar technical meeting pada 25 Juni 2026 untuk memastikan seluruh peserta memahami aturan perlombaan. Selain itu, Expo Pacu Jalur juga akan dilaksanakan pada pekan ketiga Juni sebagai bagian dari promosi budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif daerah.

Menurut Indra, penyelenggaraan Pacu Jalur bukan hanya menjadi ajang perlombaan tradisional semata, tetapi juga momentum strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan sektor UMKM, serta memperkuat identitas budaya masyarakat Kuantan Singingi di tingkat nasional.

BPBD Siagakan 16 Perahu Karet Demi Keselamatan Peserta dan Pengunjung

Untuk mendukung aspek keselamatan selama pelaksanaan kegiatan, Kepala Pelaksana BPBD Kuantan Singingi, Yulizar, menyatakan pihaknya telah menyiapkan sedikitnya 16 unit perahu karet yang akan digunakan dalam pengamanan jalur sungai, khususnya saat pelaksanaan pawai perahu hias.

Selain melibatkan personel BPBD Kuansing, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari BPBD kabupaten dan kota se-Provinsi Riau yang akan turut berpartisipasi dalam pengamanan dan mitigasi potensi risiko selama acara berlangsung.

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh aktivitas yang melibatkan perairan dapat berjalan dengan aman dan terkendali.

Diproyeksikan Dihadiri 10.000 Peserta, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Sejak Dini

Dinas Pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi memproyeksikan sedikitnya 10.000 peserta dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Riau akan ambil bagian dalam Pawai Ta’aruf MTQ Provinsi Riau 2026.

Jumlah tersebut belum termasuk masyarakat umum, wisatawan, tamu undangan, serta rombongan pendukung yang diperkirakan akan memadati pusat kegiatan selama berlangsungnya MTQ dan Pacu Jalur Rayon II.

Karena itu, koordinasi dengan para awak perahu hias, petugas lapangan, hingga unsur keamanan terus dilakukan guna mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan seluruh peserta.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuansing, Ipda Yocky Sumbari, menegaskan bahwa rekayasa arus lalu lintas telah dipersiapkan secara matang untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama kegiatan berlangsung.

Koordinasi antara Satlantas Polres Kuansing dan Dinas Perhubungan terus dilakukan, termasuk terkait penentuan jalur alternatif, kantong-kantong parkir, pemasangan rambu petunjuk, serta pengaturan titik keluar masuk kendaraan.

“Pengaturan lalu lintas menjadi salah satu fokus utama karena diperkirakan terjadi peningkatan mobilitas masyarakat selama pelaksanaan MTQ dan Pacu Jalur. Karena itu, seluruh skema rekayasa lalu lintas sedang dimatangkan bersama instansi terkait,” ujarnya.

Dengan sinergi yang kuat antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, panitia pelaksana, instansi teknis, serta seluruh stakeholder yang terlibat, Polres Kuantan Singingi optimistis pelaksanaan Pacu Jalur Rayon II dan MTQ Provinsi Riau Tahun 2026 dapat berlangsung sukses, aman, tertib, dan menjadi momentum penting dalam mempromosikan budaya, pariwisata, serta citra positif Kabupaten Kuantan Singingi di tingkat regional maupun nasional.

Lebih dari sekadar agenda seremonial, kedua kegiatan tersebut menjadi etalase kebudayaan Melayu Riau yang mempertemukan nilai religius, tradisi, persatuan masyarakat, serta semangat pembangunan daerah dalam satu panggung besar yang membanggakan.