Bupati Kuansing Usulkan Peningkatan Status Jalan Gunung Sahilan–Sako, Pemprov Riau Siap Tindak Lanjuti
Teluk Kuantan – Pemerintah Provinsi Riau melalui Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, H. Zulkifli Syukur, M.Si., menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti aspirasi Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terkait rencana pembangunan ruas Jalan Gunung Sahilan–Sako dengan menyampaikannya kepada Gubernur Riau.
Hal tersebut disampaikan Zulkifli Syukur usai menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau yang digelar di Masjid Agung Ar-Raudhah, Teluk Kuantan, Kamis (12/3/2026) malam.
Menurutnya, berbagai aspirasi yang disampaikan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Kuantan Singingi akan diteruskan kepada pimpinan di tingkat provinsi agar dapat dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Kami akan menyampaikan usulan ini kepada Bapak Gubernur Riau. Semoga nanti bisa ditemukan solusi terbaik terkait pembangunan ruas jalan tersebut,” ujar Zulkifli.
Sebelumnya, Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, mengemukakan harapannya agar ruas Jalan Gunung Sahilan–Sako yang memiliki panjang sekitar 70 kilometer dapat ditingkatkan statusnya menjadi jalan provinsi. Dengan perubahan status tersebut, pembangunan jalan diharapkan dapat memperoleh dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Riau.
Menurut Suhardiman, keberadaan ruas jalan tersebut cukup strategis karena dapat menjadi jalur alternatif bagi masyarakat serta membantu mengurangi kepadatan kendaraan di ruas jalan nasional Teluk Kuantan–Pekanbaru yang saat ini semakin ramai.
“Apabila Jalan Gunung Sahilan–Sako ini dapat dibangun dengan baik, maka dapat menjadi jalur alternatif yang membantu mengurai kemacetan di jalan nasional Teluk Kuantan–Pekanbaru,” jelas Suhardiman.
Ia juga mengakui bahwa kondisi fiskal pemerintah saat ini masih menghadapi keterbatasan. Oleh karena itu, pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
“Walaupun kondisi keuangan belum sepenuhnya stabil, pembangunan tetap bisa dilakukan secara bertahap, misalnya lima hingga sepuluh kilometer setiap tahun,” tambahnya.
Sementara itu, Zulkifli Syukur yang hadir bersama Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Ir. Supriadi, menyampaikan bahwa pihaknya akan membawa usulan tersebut untuk dibahas lebih lanjut di tingkat pemerintah provinsi.
Ia mengakui bahwa kondisi fiskal daerah saat ini memang cukup menantang, namun pihaknya tetap berharap terdapat solusi agar pembangunan jalan tersebut dapat direalisasikan di masa mendatang.
“Memang kondisi fiskal saat ini cukup menantang, tetapi kita berharap ada jalan keluar. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kemudahan sehingga rencana pembangunan jalan ini dapat terwujud,” pungkasnya.






















