Kimlan Antoni Pimpin YJI Dumai 2026–2031, Fokus Edukasi Kesehatan Jantung
Kimlan Antoni resmi dilantik sebagai Ketua YJI Dumai periode 2026–2031. Pemko Dumai dorong YJI jadi mitra strategis dalam sosialisasi kesehatan jantung, pencegahan penyakit kardiovaskular, dan edukasi masyarakat lintas generasi.
DUMAI, LINTASTIMURMEDIA.COM – Komitmen memperkuat upaya peningkatan kesehatan masyarakat terus digaungkan Pemerintah Kota Dumai melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam prosesi pelantikan Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kota Dumai periode 2026–2031 yang berlangsung khidmat dan penuh makna di Balai Sri Bunga Tanjung, Jumat (1/5/2026).
Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Staf Ahli Wali Kota Dumai Bidang Pembangunan, Informasi, Teknologi, Ekonomi, dan Keuangan, Handayani, S.H., yang hadir mewakili Pemerintah Kota Dumai sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan gerakan kesehatan jantung di daerah pesisir Provinsi Riau tersebut.
Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus YJI Provinsi Riau Nomor: 02/YJI-Riau/SK/XII/2025, Kimlan Antoni, S.H., resmi dilantik sebagai Ketua YJI Cabang Kota Dumai. Ia akan memimpin organisasi ini selama lima tahun ke depan, didampingi Ramadhan Vijai sebagai Sekretaris dan Rahmayani sebagai Bendahara.
Rangkaian prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris YJI Provinsi Riau, Reni Elvy, S.E., S.Kep., yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah pelantikan, penyerahan SK, serta penyerahan bendera pataka organisasi oleh Ketua YJI Provinsi Riau, Ir. H. Syahroni Tua, M.M. Momentum ini menjadi simbol resmi dimulainya kepemimpinan baru dalam memperkuat gerakan promotif dan preventif kesehatan jantung di Kota Dumai.
Suasana semakin istimewa dengan kehadiran Sekretaris Jenderal YJI Pusat, Rezka Oktoberia, S.H., S.M., M.H., yang hadir mewakili Ketua Umum YJI Pusat, Annisa Pohan Yudhoyono. Kehadiran perwakilan pusat ini menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan program kesehatan jantung di daerah mendapat perhatian serius secara nasional.
Dalam sambutannya, Rezka Oktoberia menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru YJI Dumai serta menekankan pentingnya inovasi dalam pendekatan edukasi kesehatan masyarakat. Ia menyoroti tren meningkatnya penyakit jantung yang kini tidak lagi terbatas pada kelompok usia lanjut.
“Ibu Ketua Umum Annisa Pohan Yudhoyono menitipkan pesan agar YJI Dumai mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam merangkul generasi milenial dan Gen Z. Edukasi kesehatan jantung harus lebih masif dan kreatif karena penyakit kardiovaskular kini mengancam semua kelompok usia. Selain itu, penguatan Klub Jantung Sehat hingga tingkat kelurahan menjadi langkah strategis yang harus segera diwujudkan,” tegasnya.
Sementara itu, dalam sambutan yang dibacakan mewakili Wali Kota Dumai, Handayani menegaskan bahwa keberadaan YJI merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kampanye pola hidup sehat.
“Pemerintah Kota Dumai sangat mendukung peran Yayasan Jantung Indonesia sebagai garda terdepan dalam sosialisasi kesehatan jantung. Jantung adalah organ vital yang menentukan kualitas hidup seseorang. Melalui gerakan ‘Panca Usaha Jantung Sehat’, kami berharap edukasi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dari perkotaan hingga pelosok kelurahan. Sinergi ini penting untuk mewujudkan Dumai sebagai kota sehat, produktif, dan berdaya saing,” ujar Handayani.
Ketua YJI Provinsi Riau, Syahroni Tua, turut memberikan penekanan pada pentingnya langkah konkret pasca pelantikan. Ia berharap kepengurusan yang baru tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menghadirkan program kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“YJI Dumai harus menjadi motor penggerak gaya hidup sehat di wilayah pesisir Riau. Konsolidasi internal harus segera dilakukan, diikuti dengan aksi nyata seperti senam jantung sehat, edukasi deteksi dini, serta kampanye pencegahan penyakit tidak menular secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menanggapi amanah tersebut, Ketua YJI Cabang Kota Dumai yang baru dilantik, Kimlan Antoni, S.H., menyatakan komitmennya untuk membawa organisasi ini lebih aktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Ini adalah tanggung jawab besar yang kami emban bersama. Kami siap menggerakkan seluruh potensi organisasi untuk memasyarakatkan olahraga, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat, serta mendorong deteksi dini penyakit jantung sebagai langkah preventif yang efektif,” ungkap Kimlan.
Sebagai bagian dari penguatan literasi kesehatan, rangkaian acara pelantikan juga diisi dengan kegiatan edukatif berupa Talkshow Jantung Sehat. Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten di bidang kardiologi, yakni dr. Nazif Fuadi Noer, Sp.JP (K) dan dr. M. Syaoqi, Sp.JP. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan wawasan komprehensif mengenai faktor risiko penyakit jantung, pola hidup sehat, hingga perkembangan penanganan medis terkini dalam bidang kardiovaskular.
Kehadiran berbagai unsur penting dalam acara ini semakin mempertegas dukungan kolektif terhadap gerakan kesehatan jantung di Kota Dumai. Turut hadir unsur Forkopimda Kota Dumai, Ketua GOW Kota Dumai Anik Sulastri, pimpinan organisasi wanita, kepala perangkat daerah terkait, tokoh masyarakat, kader posyandu se-Kota Dumai, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan profesi kesehatan.
Pelantikan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan tenaga kesehatan dalam menekan angka penyakit jantung di Indonesia, khususnya di Kota Dumai. Dengan kepengurusan baru yang solid dan dukungan penuh dari berbagai pihak, YJI Dumai diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak dini.
Sumber: Mediacenter Dumai/RRA





















