Danrem 074/Warastratama Groundbreaking Koperasi Merah Putih Boyolali
Danrem 074/Warastratama pimpin peletakan batu pertama Koperasi Merah Putih di Boyolali, dorong kemandirian ekonomi masyarakat dan prajurit TNI melalui UKM dan usaha produktif.
LINTASTIMURMEDIA.COM – BOYOLALI – Komando Resort Militer 074/Warastratama, yang dipimpin langsung oleh Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira S.I.P, M.I.Pol., M.Han, melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di Desa Bandung, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., serta sejumlah pejabat lokal dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0724/Boyolali menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi prajurit TNI di wilayah Boyolali.
“Koperasi ini diharapkan menjadi wadah penggerak ekonomi masyarakat dan anggota TNI, sekaligus mendorong semangat kemandirian dan peningkatan kesejahteraan bersama. Melalui KMP, kita ingin semua pihak bisa berkolaborasi dalam kegiatan ekonomi produktif yang bermanfaat bagi masyarakat Boyolali,” ujar Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro.

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih akan menjadi pusat kegiatan ekonomi produktif, mulai dari pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM), pengelolaan hasil pertanian lokal, hingga penyediaan kebutuhan pokok dengan sistem manajemen yang transparan dan efisien. Menurutnya, koperasi ini juga menjadi sarana untuk memperkuat jaringan ekonomi lokal, sehingga memberi peluang bagi masyarakat dan prajurit TNI untuk meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan secara berkelanjutan.
“Pembangunan Koperasi Merah Putih ini merupakan bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui kegiatan yang produktif dan kolaboratif. KMP juga akan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif, sehingga tercipta ekonomi kerakyatan yang inklusif,” pungkasnya.
Kegiatan groundbreaking Koperasi Merah Putih Boyolali ini sekaligus menjadi simbol sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, sebagai upaya membangun ekonomi yang mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing. Dengan adanya koperasi ini, diharapkan Boyolali semakin kuat dalam sektor ekonomi lokal, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan konsep ekonomi kolaboratif berbasis masyarakat dan institusi TNI.






















