Polsek Kulim Bina Petani Singkong Dukung Ketahanan Pangan

Polsek Kulim melalui Bhabinkamtibmas turun langsung membina petani singkong di Kecamatan Kulim, Pekanbaru, sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan masyarakat.

Polsek Kulim Bina Petani Singkong Dukung Ketahanan Pangan
Polsek Kulim Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Turun Langsung Bina Kebun Singkong Warga di Pekanbaru

PEKANBARU, LINTASTIMURMEDIA.COM – Komitmen mendukung program Ketahanan Pangan Nasional terus ditunjukkan jajaran kepolisian di tingkat wilayah. Salah satunya dilakukan Polsek Kulim yang aktif hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sambang, pembinaan, dan pendampingan terhadap warga yang mengelola lahan pertanian produktif di Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program strategis pemerintah di sektor pangan, Polsek Kulim melaksanakan kegiatan sambang sekaligus pembinaan kepada warga petani singkong atau ubi pada Selasa, 19 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

Kegiatan berlangsung di kebun singkong milik warga yang berada di Jalan Lintas Timur Km 17, RT 02 RW 07, Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru. Kehadiran personel kepolisian di lokasi menjadi simbol sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan berbasis pertanian rakyat.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bhabinkamtibmas Kelurahan Sialang Rampai, AIPTU Riki Roy, Bhabinkamtibmas Kelurahan Melebung, AIPTU T.S. Silaen, S.H., serta pemilik kebun singkong, Bapak Karyoto.

Melalui pendekatan humanis dan dialogis, para personel Bhabinkamtibmas menyambangi kebun warga sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan pertanian produktif. Budidaya singkong dinilai memiliki potensi besar sebagai salah satu komoditas penunjang ketahanan pangan masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat.

Kegiatan sambang tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin pembinaan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya kemandirian pangan berbasis potensi lokal. Di tengah dinamika ekonomi dan perubahan global, sektor pertanian dinilai tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas kebutuhan pangan masyarakat.

Personel Bhabinkamtibmas juga mengajak warga untuk terus menjaga semangat bertani serta memanfaatkan lahan kosong agar memiliki nilai produktif dan ekonomi. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, pengelolaan kebun singkong juga dinilai mampu mendukung penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Polsek Kulim menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian masyarakat diharapkan mampu memperkuat hubungan emosional dan kemitraan antara aparat keamanan dengan warga binaan.

Tidak hanya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri saat ini juga berperan aktif dalam mendorong lahirnya masyarakat yang mandiri, produktif, dan tangguh menghadapi tantangan ekonomi. Langkah pembinaan terhadap petani lokal menjadi bagian penting dari strategi memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan sambang yang dilakukan jajaran Polsek Kulim. Kehadiran aparat kepolisian di kebun warga dinilai memberikan semangat baru bagi petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan pembinaan dan pendampingan seperti ini, diharapkan sektor pertanian masyarakat di Kecamatan Kulim dapat terus berkembang, sekaligus menjadi contoh kolaborasi positif antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif.