Muhammad Toib Dikukuhkan Kembali sebagai Penghulu Bagan Punak Pesisir

Muhammad Toib resmi dikukuhkan kembali sebagai Penghulu Bagan Punak Pesisir Rohil, lanjutkan pengabdian dan pembangunan desa selama dua tahun ke depan.

Muhammad Toib Dikukuhkan Kembali sebagai Penghulu Bagan Punak Pesisir
Muhammad Toib Dikukuhkan Kembali sebagai Penghulu Bagan Punak Pesisir, Rohil

ROKAN HILIR, TOPIK PUBLIK COM – Muhammad Toib, salah satu pejabat penghulu berprestasi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, resmi dikukuhkan kembali sebagai Penghulu Bagan Punak Pesisir, Kecamatan Bangko, setelah masa jabatannya berakhir. Pengukuhan ini sekaligus menandai perpanjangan masa jabatan Muhammad Toib selama dua tahun ke depan, untuk melanjutkan pengabdian dan pembangunan di desa tersebut.

Prosesi pengukuhan Muhammad Toib berlangsung bersamaan dengan pengukuhan 68 pejabat penghulu lainnya secara serentak di Gedung Misran Rais, Bagansiapiapi, Kamis (28/08/2025). Acara yang khidmat ini menjadi momentum penting bagi kepemimpinan desa dan pelestarian tradisi pemerintahan lokal di Rohil.

Dengan penuh haru, Muhammad Toib menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Bagan Punak Pesisir. “Terima kasih atas dukungan dan doa seluruh masyarakat. Saya siap kembali melanjutkan pengabdian untuk desa kita. Mari bersama-sama bahu membahu membawa perubahan positif dan kemajuan nyata untuk Bagan Punak Pesisir,” ajaknya.

Sebanyak 69 pejabat penghulu se-Rohil mengikuti prosesi pembacaan sumpah dan janji jabatan di bawah bimbingan langsung Bupati Rohil, H. Bistamam. Acara ini dihadiri pula oleh pejabat penting lainnya, termasuk Sekda Rohil Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si., Kajari Rohil Andi Adikawira Putera, SH., MH. (diwakili Kasintel Yopentinu Adi Nugraha, SH., MH.), Dandim 0321/Rohil Letkol Inf Diki Riyadi, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, serta seluruh kepala OPD Rohil.

Bupati H. Bistamam memberikan ucapan selamat kepada seluruh penghulu yang dikukuhkan, sekaligus menekankan tanggung jawab mereka dalam menjalankan roda pemerintahan desa. “Sebagai pemimpin di kampung, Datuk dan Datin penghulu harus berhati-hati dalam penggunaan dana desa, menjaga kode etik, dan berbicara seperlunya. Dana ADD harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat sesuai fakta integritas yang telah dibacakan,” tegasnya.

Menurut Bistamam, seorang penghulu berperan sebagai figur orangtua di desa yang harus merangkul semua tokoh masyarakat demi terciptanya keharmonisan. “Jaga ucapan dan tindakan. Seorang penghulu adalah panutan, setingkat orang yang dituakan. Kerukunan dan keharmonisan di desa adalah prioritas utama,” ujarnya.

Selain itu, Bistamam menegaskan agar penghulu dan datin penghulu tidak terburu-buru mengganti perangkat desa. “Selama tiga bulan ke depan, jangan dulu menggantikan kaur atau perangkat desa kecuali benar-benar mendesak. Setelah itu, lakukan jika memang diperlukan. Yang paling penting adalah pertanggungjawaban dana desa 2025. Bila ada masalah, carilah solusi terbaik,” tambah Bupati.

Bistamam menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara pejabat penghulu baru dengan pejabat sebelumnya, agar pembangunan Rohil dapat berjalan mulus. “Semoga semangat kebersamaan dalam membangun Rokan Hilir ini berjalan baik dan menjadi amal ibadah bagi Datuk dan Datin penghulu semua,” pungkasnya.

Editor: Thab212
Wartawan: Panca Sitepu