Bapenda Pekanbaru Raih Peringkat II ASKI 2026, Perkuat Transparansi Arsip Digital

Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru meraih Peringkat II ASKI 2026 dengan nilai 93,67 kategori sangat memuaskan. Prestasi ini memperkuat peran arsip sebagai fondasi transparansi, akuntabilitas, dan transformasi digital tata kelola pemerintahan di Kota Pekanbaru.

Bapenda Pekanbaru Raih Peringkat II ASKI 2026, Perkuat Transparansi Arsip Digital
Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Bapak T. Denny Muharpan, SH.,MH menerima penghargaan atas pencapaian dalam mewujudkan pemerintahan adaptif & inovatif

PEKANBARU, LINTASTIMURMEDIA.COM — Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru kembali menorehkan capaian penting dalam reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan berbasis data. Instansi ini berhasil meraih Peringkat II Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru dengan nilai 93,67 dalam kategori “Sangat Memuaskan”.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru, T. Denny Muharpan, SH., MH, dalam rangkaian Festival Literasi Pekanbaru Tahun 2026 yang digelar di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Rabu (17/06/2026).

Arsip sebagai Fondasi Transparansi dan Memori Kolektif Pemerintahan

Capaian ini tidak hanya menjadi simbol prestasi administratif, tetapi juga mencerminkan transformasi besar dalam cara kerja birokrasi modern di Kota Pekanbaru. Dalam konteks pemerintahan digital, pengelolaan arsip tidak lagi dipandang sekadar penataan dokumen fisik, melainkan sebagai instrumen strategis dalam membangun transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi pelayanan publik.

Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru menegaskan bahwa arsip memiliki peran vital sebagai memori kolektif pemerintahan, sekaligus dasar hukum dalam pengambilan kebijakan publik. Di era transformasi digital saat ini, sistem kearsipan menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kualitas tata kelola pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Komitmen Digitalisasi dan Reformasi Birokrasi

Prestasi yang diraih dalam Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) ini menjadi bukti nyata komitmen Bapenda Pekanbaru dalam membangun sistem administrasi yang tertib, terstandarisasi, dan mudah diakses. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi “amunisi institusional” bagi seluruh jajaran pegawai untuk terus memperkuat budaya kerja berbasis data dan dokumentasi yang akurat.

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat, akurat, dan transparan, Bapenda Kota Pekanbaru terus memperkuat sistem kearsipan yang terintegrasi dengan pendekatan digital. Transformasi ini sejalan dengan agenda besar Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mempercepat implementasi digital government dan reformasi birokrasi berbasis elektronik.

Arsip Pajak dan Pelayanan Publik yang Lebih Akuntabel

Sebagai instansi yang memiliki hubungan langsung dengan masyarakat dalam pelayanan perpajakan daerah, Bapenda Pekanbaru mengelola sejumlah besar arsip aktif yang berkaitan dengan data wajib pajak. Arsip tersebut tidak hanya mencakup dokumen kepegawaian, tetapi juga riwayat data Wajib Pajak (WP) yang menjadi basis utama dalam sistem pelayanan pajak daerah.

Dengan pengelolaan arsip yang tertib, rapi, dan terstruktur, Bapenda memastikan setiap data yang berkaitan dengan wajib pajak dapat diakses secara cepat, aman, dan akurat. Hal ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Apresiasi dan Arah Kebijakan Tata Kelola Kearsipan

Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan arsip. Capaian ini menjadi indikator bahwa tata kelola pemerintahan di Pekanbaru terus bergerak menuju sistem yang lebih modern, transparan, dan berbasis digital.

Lebih jauh, penguatan sistem kearsipan juga diarahkan untuk mendukung integrasi data lintas perangkat daerah, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih cepat dan berbasis bukti (evidence-based policy). Dalam konteks ini, arsip tidak lagi diposisikan sebagai beban administrasi, melainkan sebagai aset strategis pemerintahan.

Menuju Sistem Kearsipan Elektronik yang Lebih Aman dan Efisien

Ke depan, Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip melalui penguatan sistem elektronik. Transformasi ini diharapkan mampu menjamin keamanan dokumen, mempercepat akses data, serta meningkatkan efisiensi kerja aparatur.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemerintah Kota Pekanbaru dalam membangun ekosistem pemerintahan digital yang modern, transparan, dan terpercaya di mata publik.

Dengan capaian Peringkat II ASKI 2026 ini, Bapenda Pekanbaru tidak hanya mencatat prestasi administratif, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai salah satu perangkat daerah yang konsisten mendorong transformasi birokrasi berbasis digital dan tata kelola arsip yang berstandar tinggi.