TMMD Sengkuyung 2026 Boyolali: TNI-Kemenag Salurkan Al-Qur’an untuk Warga Ngrembes

Sinergi TNI dan Kemenag Boyolali dalam TMMD Sengkuyung 2026 menyalurkan bantuan Al-Qur’an ke Masjid Jami Darusallam, Dukuh Ngrembes. Program ini memperkuat kehidupan religius, pendidikan Islam, dan kebersamaan masyarakat desa.

TMMD Sengkuyung 2026 Boyolali: TNI-Kemenag Salurkan Al-Qur’an untuk Warga Ngrembes
Sinergi TNI dan Kemenag Boyolali: TMMD Sengkuyung 2026 Salurkan Al-Qur’an untuk Warga Ngrembes, Perkuat Iman dan Kebersamaan Desa

BOYOLALI, LINTASTIMURMEDIA.COM – Komitmen memperkuat kehidupan religius masyarakat desa kembali diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026. Dalam semangat kolaborasi lintas sektor, Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali bersinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Boyolali menyalurkan bantuan kitab suci Al-Qur’an kepada Masjid Jami Darusallam di Dukuh Ngrembes, Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, Jumat (24/04/2026).

Penyaluran bantuan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh makna di dalam masjid, disaksikan langsung oleh anggota TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Bantuan berupa sejumlah mushaf Al-Qur’an tersebut diharapkan mampu menjadi penunjang utama dalam meningkatkan aktivitas ibadah, memperkuat pendidikan keagamaan, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Islam di lingkungan pedesaan.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 17/Wonosegoro, Kapten Inf Dwi Supriyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari misi besar TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti infrastruktur jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya, tetapi juga menyasar pembangunan non-fisik berupa penguatan mental, spiritual, dan karakter masyarakat.

“TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran kami bukan hanya untuk membangun desa secara fisik, tetapi juga untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, sosial, dan kebersamaan yang menjadi pondasi utama kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus berjalan seimbang antara aspek fisik dan spiritual. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya maju secara ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan keimanan yang kuat.

Di sisi lain, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Boyolali menyampaikan bahwa kolaborasi strategis antara TNI dan Kemenag ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pembinaan umat di tingkat desa. Bantuan Al-Qur’an yang disalurkan diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat belajar agama, memperkuat kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), serta menjadi sumber inspirasi dalam membangun generasi yang berakhlak mulia.

“Kami berharap keberadaan Al-Qur’an ini tidak hanya menjadi pelengkap fasilitas ibadah, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai pedoman hidup sehari-hari. Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakat,” ungkapnya.

Respons positif pun datang dari warga Dukuh Ngrembes yang menyambut hangat kegiatan tersebut. Mereka mengaku bangga dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh TNI dan pemerintah melalui program TMMD. Bantuan ini dinilai sangat bermanfaat, terutama dalam mendukung kegiatan keagamaan yang selama ini terus berkembang di Masjid Jami Darusallam.

Tokoh masyarakat setempat menyebutkan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan desa. Semangat gotong royong yang terus dipupuk melalui TMMD menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud melalui kebersamaan.

Dengan adanya kegiatan ini, TMMD Sengkuyung 2026 tidak hanya meninggalkan jejak pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai spiritual yang mengalir dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Dukuh Ngrembes pun diharapkan mampu tumbuh menjadi desa yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga religius, harmonis, dan berdaya saing tinggi di masa depan.