TNI Gerak Cepat Tangani Bencana Angin Kencang di Klego Boyolali

Boyolali, Hujan Disertai Angin Kencang, Bencana Alam, Koramil 14 Klego, Kodim 0724 Boyolali, TNI, Rumah Rusak, Cuaca Ekstrem, BPBD Boyolali, Mitigasi Bencana

TNI Gerak Cepat Tangani Bencana Angin Kencang di Klego Boyolali
Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Klego Boyolali, Puluhan Rumah Rusak — TNI Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana

BOYOLALI — LINTASTIMURMEDIA.COM — Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda wilayah Kabupaten Boyolali. Kali ini, peristiwa terjadi di Kecamatan Klego pada Senin (27/10/2025) sore sekitar pukul 17.00 WIB hingga malam hari. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dan tanah longsor di jalan penghubung Gunung Madu, Desa Tanjung, Kecamatan Klego, Boyolali.

Begitu menerima laporan bencana, Babinsa Koramil 14/Klego Kodim 0724/Boyolali, Serma M. Khamim, bersama warga dan perangkat desa langsung bergerak cepat menuju lokasi terdampak. Personel TNI membantu proses evakuasi, mendata rumah-rumah yang rusak, dan berkoordinasi dengan aparat desa serta instansi terkait seperti BPBD Boyolali.

Sedikitnya tiga rumah warga dan satu mushola mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon tumbang, sementara belasan rumah lainnya mengalami kerusakan ringan seperti atap beterbangan dan dinding retak. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai hampir Rp100 juta.

Serma M. Khamim mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

“Kami mengimbau warga untuk selalu waspada, terutama ketika hujan turun disertai angin kencang. Pastikan lingkungan sekitar aman dari pohon besar dan bangunan rapuh agar tidak menimbulkan korban,” ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu, Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., memberikan apresiasi kepada anggota Koramil 14/Klego yang bergerak cepat bersama warga dalam menangani dampak bencana.

“Kekompakan, gotong royong, dan kepedulian masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi situasi darurat. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar bantuan segera tersalurkan kepada warga terdampak,” tegas Dandim.

Warga setempat, Slamet (51), mengaku kejadian terjadi sangat cepat. Hujan turun dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang tiba-tiba merobohkan pepohonan dan merusak atap rumah di lingkungannya.

“Anginnya sangat kencang, atap rumah beterbangan dan beberapa pohon tumbang menimpa mushola serta rumah warga,” ungkapnya.

Hingga kini, aparat TNI bersama BPBD Boyolali, perangkat desa, dan relawan terus melakukan upaya pemulihan, membersihkan puing-puing bangunan, serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak bencana.

Peristiwa angin kencang ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat Boyolali untuk terus mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi di musim penghujan. Pemerintah daerah bersama TNI dan BPBD juga berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi mitigasi bencana di tingkat desa.


Reporter: Agus Kemplu
Editor: Thab411