Babinsa Gesi Bersama Warga Bersihkan Masjid, Tekankan Kebersihan Pasca Ramadan

Babinsa Koramil Gesi bersama warga bersihkan masjid di Sragen, tekankan pentingnya menjaga kebersihan tempat ibadah meski Ramadan telah usai.

Babinsa Gesi Bersama Warga Bersihkan Masjid, Tekankan Kebersihan Pasca Ramadan
Babinsa Koramil Gesi Bersama Warga Bersihkan Masjid di Sragen, Tegaskan Pentingnya Kebersihan Pasca Ramadan

SRAGEN, LINTASTIMURMEDIA.COM — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen, Sertu Ikhsan Sucianto, yang turun langsung membantu warga dalam kegiatan pembersihan masjid di Dukuh Dawung RT 17, Desa Slendro, Kecamatan Gesi, Rabu (25/03/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong tetap terjaga, meskipun bulan suci Ramadan telah usai.

Aksi sosial tersebut difokuskan pada upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah sebagai pusat aktivitas spiritual masyarakat. Bersama warga, Sertu Ikhsan tampak aktif membersihkan bagian dalam hingga luar masjid, mulai dari menyapu lantai, mengepel, membersihkan tempat wudhu, hingga merapikan halaman dan lingkungan sekitar masjid. Suasana penuh kekompakan dan keakraban terlihat jelas dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai penggerak dan motivator dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya tempat ibadah. Hal ini sejalan dengan peran TNI dalam mendukung kehidupan sosial masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan.

Dalam keterangannya, Sertu Ikhsan Sucianto menegaskan bahwa menjaga kebersihan masjid merupakan tanggung jawab bersama yang tidak boleh hanya dilakukan pada momen tertentu saja. Ia mengingatkan bahwa semangat kebersihan yang tumbuh selama Ramadan harus tetap dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

“Walaupun Ramadan telah berlalu, kebersihan tempat ibadah harus tetap menjadi prioritas utama. Masjid adalah tempat suci yang digunakan untuk beribadah, sehingga harus selalu dijaga kebersihan dan kenyamanannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikan nilai-nilai gotong royong sebagai bagian dari kearifan lokal yang menjadi kekuatan sosial di pedesaan. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan, termasuk fasilitas umum seperti masjid, merupakan cerminan dari tingkat kesadaran dan kualitas hidup masyarakat itu sendiri.

Dengan lingkungan yang bersih dan tertata rapi, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk, tenang, dan nyaman. Selain itu, kebersihan juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan serta menciptakan suasana yang kondusif bagi kegiatan keagamaan.

Kegiatan pembersihan masjid ini pun mendapat respons positif dari warga setempat. Mereka mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang selalu hadir dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Kebersamaan seperti ini dinilai mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Sertu Ikhsan berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan tempat ibadah dapat terus meningkat dan menjadi kebiasaan yang berkelanjutan. Ia juga menekankan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya sebatas kewajiban, tetapi juga bagian dari ibadah dan wujud rasa syukur.

Dengan terjaganya kebersihan masjid secara konsisten, diharapkan tempat ibadah tersebut dapat terus menjadi pusat kegiatan keagamaan yang nyaman, aman, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

(Sumber: Agus Kemplu)