Babinsa Jayengan Dampingi Dulang Bareng untuk Tekan Stunting di Surakarta
Babinsa Jayengan bersama Bhabinkamtibmas mendampingi kegiatan Posyandu Ndulang Bareng sebagai upaya percepatan penanganan stunting melalui program Dashat di Kelurahan Jayengan, Serengan, Surakarta. Kegiatan meliputi edukasi pola makan sehat, deteksi dini tumbuh kembang anak, serta penguatan layanan posyandu agar penurunan stunting lebih efektif dan tepat sasaran.
SURAKARTA – LINTASTIMURMEDIA.COM – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui gerakan kolaboratif di tingkat kelurahan. Babinsa Jayengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Rohmad, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Abdullah Thoyibi, turut hadir dan mendampingi kegiatan Posyandu Ndulang Bareng sebagai bagian dari program Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) yang digelar di Balai Kelurahan Jayengan, Jl. Wirotamtomo, Serengan, Kota Surakarta, Senin (24/11/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dibuka dengan sambutan Ketua TPPKK Kecamatan Serengan, Ibu Wening, yang menegaskan pentingnya penguatan sarana dan prasarana posyandu sebagai garda terdepan dalam menekan angka stunting. Ia menekankan bahwa Dashat bukan sekadar program penyediaan makanan sehat, tetapi gerakan edukasi agar para ibu memahami pola makan bergizi, kebutuhan nutrisi anak, hingga peka terhadap perkembangan tumbuh kembang putra-putri mereka.
Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting sangat ditentukan oleh peran keluarga, terutama ibu, dalam memastikan anak mendapatkan asupan gizi seimbang sesuai kebutuhan usianya. Karena itu, Posyandu dan Pokdarwis Jayengan didorong menjadi pusat edukasi dan pendampingan yang aktif, konsisten, dan mudah dijangkau masyarakat.
Keterlibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan Ndulang Bareng ini menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Serka Rohmad menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencakup edukasi gizi, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pengecekan status kesehatan balita secara menyeluruh.

“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk komitmen untuk memastikan program penanganan stunting berjalan tertib, tepat sasaran, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Melalui pola makan sehat, dapur sehat, dan deteksi dini kesehatan anak, diharapkan angka stunting di wilayah Jayengan dapat terus ditekan,” ungkap Serka Rohmad.
Ia juga menambahkan bahwa pendampingan seperti ini penting untuk memantau langsung kebutuhan warga dan memastikan setiap anak mendapat perhatian sesuai kondisi pertumbuhannya.
Kegiatan Ndulang Bareng tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga wujud kebersamaan antara pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi Jayengan yang lebih sehat, kuat, dan bebas stunting.

Reporter: Agus Kemplu
Editor: Thab212





















