Stok BBM Riau Naik 20%, Pertamina Antisipasi Lonjakan Libur Mei

Stok BBM Riau Ditambah 20 Persen, Pertamina Antisipasi Lonjakan Mobilitas Warga Saat Libur Panjang Mei 2026

Stok BBM Riau Naik 20%, Pertamina Antisipasi Lonjakan Libur Mei
Antrean panjang puluhan kendaraan di SPBU Pekanbaru, Sabtu (2/5/2026).

PEKANBARU, LINTASTIMURMEDIA.COM – Lonjakan antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Provinsi Riau, termasuk Kota Pekanbaru, mendorong langkah cepat dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) untuk memperkuat ketahanan pasokan energi. Melalui strategi responsif dan terukur, penambahan stok BBM dilakukan guna mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur panjang 1–3 Mei 2026.

Kebijakan peningkatan penyaluran difokuskan pada BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar dengan kenaikan hingga 20 persen dari rata-rata distribusi harian normal. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus meredam potensi kelangkaan di tengah tingginya aktivitas perjalanan masyarakat selama momentum libur nasional.

Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari strategi mitigasi Pertamina dalam merespons dinamika konsumsi energi di wilayah Riau yang menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir.

“Sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan BBM, kami telah meningkatkan penyaluran untuk jenis Solar dan Pertalite hingga 20 persen dari rata-rata normal. Ini kami lakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara optimal,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Lonjakan Konsumsi BBM dan Antrean di SPBU Riau Jadi Sorotan

Fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU menjadi indikator nyata meningkatnya konsumsi BBM. Lonjakan ini terutama terjadi pada jam-jam sibuk, di mana volume kendaraan meningkat tajam seiring mobilitas warga yang mulai melakukan perjalanan keluar kota maupun aktivitas lainnya selama libur panjang.

Kondisi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait ketersediaan BBM. Namun, Pertamina memastikan bahwa secara keseluruhan stok BBM di wilayah Riau masih dalam kondisi aman dan terkendali, berkat penguatan distribusi serta sistem pengawasan yang diperketat.

Selain penambahan suplai, Pertamina Patra Niaga juga mengintensifkan pemantauan distribusi di lapangan serta memperkuat koordinasi lintas sektor dengan seluruh lembaga penyalur, termasuk SPBU, guna memastikan kelancaran distribusi dan mencegah terjadinya penumpukan antrean yang berlarut-larut.

Imbauan Hindari Panic Buying Demi Stabilitas Distribusi BBM

Di tengah situasi meningkatnya permintaan, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (panic buying). Langkah ini penting untuk menjaga pemerataan distribusi dan memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat memperoleh akses BBM secara adil dan proporsional.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam membeli BBM, sesuai kebutuhan. Dengan begitu, distribusi dapat berjalan lancar dan tidak menimbulkan kepanikan di lapangan,” tambah Fahrougi.

Imbauan ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi publik agar tidak terjebak dalam spekulasi kelangkaan yang justru dapat memperburuk kondisi distribusi energi di daerah.

Komitmen Pertamina Jaga Keandalan Energi di Riau

Pertamina kembali menegaskan komitmennya sebagai BUMN energi dalam menjaga keandalan pasokan BBM, terutama di momen-momen krusial seperti libur panjang dan peningkatan mobilitas masyarakat. Optimalisasi distribusi, penambahan stok, serta penguatan koordinasi menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas energi nasional di tingkat daerah.

Sebelumnya, antrean panjang sempat terjadi di berbagai SPBU di Riau akibat lonjakan permintaan BBM dalam beberapa hari terakhir. Namun, dengan langkah cepat penambahan pasokan hingga 20 persen ini, diharapkan kondisi di lapangan dapat segera berangsur normal, antrean berkurang, dan aktivitas masyarakat kembali berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Dengan strategi yang adaptif dan responsif, Pertamina Patra Niaga menunjukkan perannya tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai penjaga stabilitas sosial-ekonomi masyarakat di tengah dinamika kebutuhan energi yang terus berkembang.

Sumber: Mediacenter Riau/bts