Babinsa Serengan Cek Harga Plastik dan Bahan Kue Pasca Lebaran di Surakarta

Babinsa Serengan Serda Djoko Riyadi melakukan pemantauan harga plastik dan bahan kue di Surakarta pasca Lebaran 2026 guna memastikan stok aman dan harga tetap stabil bagi masyarakat dan pelaku UMKM.

Babinsa Serengan Cek Harga Plastik dan Bahan Kue Pasca Lebaran di Surakarta
Pasca Lebaran, Babinsa Serengan Serda Djoko Intensifkan Pemantauan Harga Bahan Kue dan Plastik di Surakarta

SURAKARTA, LINTASTIMURMEDIA.COM – Pasca perayaan Lebaran 2026, upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan masyarakat terus dilakukan oleh aparat kewilayahan. Babinsa Serengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serda Djoko Riyadi, turun langsung ke lapangan guna memastikan stok bahan kebutuhan pokok tetap aman serta harga tidak mengalami lonjakan signifikan.

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan di toko bahan kue dan plastik milik Ibu Hutami yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, pada Kamis (09/04/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD melalui aparat Babinsa dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput, khususnya pasca momen hari besar keagamaan yang kerap memicu fluktuasi harga.

Dalam pelaksanaannya, Serda Djoko tidak hanya melakukan pengecekan stok barang, tetapi juga aktif berdialog dengan para pedagang guna menggali informasi terkait kondisi riil di lapangan. Ia menyoroti adanya kenaikan harga plastik yang cukup signifikan, yang dikeluhkan oleh para pelaku usaha kecil, khususnya penjual minuman seperti es, yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan tersebut.

“Dari hasil pemantauan, beberapa pedagang mengeluhkan kenaikan harga plastik yang cukup terasa. Hal ini tentu berdampak langsung pada biaya operasional mereka,” ujar Serda Djoko di sela kegiatan.

Menurutnya, kenaikan harga plastik pasca Lebaran menjadi salah satu perhatian utama, mengingat komoditas ini memiliki peran penting dalam mendukung berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Jika tidak dikendalikan, kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu kenaikan harga jual produk di tingkat konsumen.

Serda Djoko menegaskan bahwa kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan barang serta mencegah praktik spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat. Selain itu, kehadiran Babinsa di tengah-tengah pedagang juga menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap dinamika ekonomi lokal.

“Kami ingin memastikan bahwa stok tetap tersedia dan harga masih dalam batas wajar. Jika ditemukan adanya lonjakan harga yang tidak wajar atau indikasi penimbunan, tentu akan segera kami laporkan untuk ditindaklanjuti oleh pihak terkait,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau kepada para pedagang untuk tetap menjaga kestabilan harga serta tidak memanfaatkan momentum pasca Lebaran untuk menaikkan harga secara berlebihan. Sinergi antara aparat dan pelaku usaha dinilai sangat penting dalam menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari para pedagang yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Mereka berharap pemantauan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin, sehingga permasalahan di lapangan dapat segera terdeteksi dan dicarikan solusi.

Dengan adanya pemantauan langsung dari aparat kewilayahan, diharapkan stabilitas harga bahan kue dan plastik di wilayah Serengan, Surakarta tetap terjaga, serta mampu mendukung keberlangsungan usaha masyarakat, khususnya sektor UMKM, pasca perayaan Lebaran.

Sumber: Agus Kemplu