Babinsa Sragen Pantau Balita di Posyandu Nusa Indah, Cegah Stunting

Babinsa Koramil 11/Jenar Kodim 0725/Sragen hadir di Posyandu Nusa Indah II Desa Ngepringan. Pemantauan kesehatan balita, pemberian imunisasi, dan edukasi gizi dilakukan guna mencegah stunting serta mendukung tumbuh kembang generasi sehat.

Babinsa Sragen Pantau Balita di Posyandu Nusa Indah, Cegah Stunting
Babinsa Kodim 0725/Sragen Aktif Pantau Kesehatan Balita, Dorong Posyandu Nusa Indah II Jadi Garda Terdepan Cegah Stunting

SRAGEN – LINTASTIMURMEDIA.COM – Upaya mewujudkan generasi sehat dan berkualitas terus mendapat dukungan dari TNI. Hal ini terlihat pada kegiatan Posyandu Nusa Indah II Dukuh Ngampo, Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jumat (12/09/2025), yang dihadiri langsung oleh Kopda Veby, Babinsa Koramil 11/Jenar Kodim 0725/Sragen.

Kehadiran Babinsa di posyandu bukan hanya sebagai bentuk silaturahmi, tetapi juga wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya balita sebagai generasi penerus bangsa. Dalam kegiatan tersebut, Kopda Veby ikut mendampingi proses layanan kesehatan mulai dari pendaftaran, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemberian imunisasi serta penyuluhan kesehatan.

“Kami selalu berupaya hadir untuk mendukung kegiatan posyandu. Kesehatan balita adalah investasi besar untuk masa depan bangsa. Dengan pemantauan sejak dini, kita bisa mencegah stunting dan berbagai masalah kesehatan lainnya,” ujar Kopda Veby di sela kegiatan.

Edukasi Gizi dan Imunisasi Balita

Tak hanya memantau, Babinsa juga berinteraksi langsung dengan para ibu. Ia menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan diri serta balita, mulai dari pemberian ASI eksklusif, konsumsi makanan bergizi seimbang, hingga imunisasi dasar lengkap.

Kopda Veby mengimbau agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan posyandu. Menurutnya, posyandu adalah sarana efektif bagi orang tua untuk memantau tumbuh kembang anak secara berkala sekaligus mendapatkan edukasi kesehatan dari tenaga medis.

“Kami mengimbau para ibu membawa anak-anaknya secara rutin ke posyandu. Di sini mereka bisa mendapatkan imunisasi, pemeriksaan gizi, serta informasi kesehatan yang akurat untuk mencegah gangguan pertumbuhan,” tegasnya.

Peran Aktif TNI dalam Kesehatan Masyarakat

Selain memberikan edukasi, Kopda Veby juga turun tangan membantu petugas posyandu. Ia ikut mengatur antrean warga, menimbang balita, hingga mencatat data kesehatan ke dalam buku register. Dukungan ini membuat kegiatan berjalan lebih tertib, lancar, dan efisien.

Keterlibatan TNI dalam kegiatan sosial-kesehatan seperti ini diharapkan dapat membangun sinergi antara Babinsa, tenaga medis, dan masyarakat. Dengan demikian, upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Indonesia, khususnya di Sragen, bisa lebih optimal.

Kegiatan posyandu sendiri rutin dilaksanakan setiap bulan sebagai salah satu program nasional untuk menjaga kesehatan ibu dan anak. Ke depan, diharapkan keberadaan Babinsa dapat terus memberi motivasi sekaligus menguatkan semangat gotong-royong dalam mewujudkan masyarakat sehat, cerdas, dan produktif.