Bupati Kuansing Kukuhkan Pokja Bunda PAUD, Tegaskan Peran Strategis Pendidikan Anak Usia Dini

Bupati Kuansing Suhardiman Amby kukuhkan Pokja Bunda PAUD, dorong layanan pendidikan anak usia dini berbasis budaya lokal dan karakter bangsa.

Bupati Kuansing Kukuhkan Pokja Bunda PAUD, Tegaskan Peran Strategis Pendidikan Anak Usia Dini
Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby bersama Bunda PAUD Kuansing Hj. Yulia Herma saat pengukuhan Pokja Bunda PAUD di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (26/06).

LINTASTIMURMEDIA.COM – TELUK KUANTAN – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Dr. H. Suhardiman Amby, MM menghadiri dan memimpin langsung acara Pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kuansing yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (26/06) siang. Momen ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen pemerintah daerah terhadap pembinaan dan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Bumi Jalur.

Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman Amby menegaskan bahwa PAUD merupakan pondasi emas bagi pembentukan karakter, kepribadian, dan kemampuan dasar anak. Mengutip falsafah Tunjuk Ajar Melayu, ia menyampaikan pesan mendalam: “Kalau anak diberi tuah, kalau kecil sudah diasah, kalau bangsa ingin gagah, didik anak dengan amanah.”

“Keberadaan Bunda PAUD bukan sekadar simbol organisasi, tetapi penggerak utama dalam mewujudkan layanan PAUD yang kolektif, integratif, serta berbasis karakter dan budaya lokal Kuansing. Bunda PAUD harus menjadi pelindung, pengarah, sekaligus teladan moral bagi generasi muda,” ujar Bupati Suhardiman.

Ia menekankan bahwa penguatan pendidikan usia dini harus selaras dengan nilai-nilai budaya Melayu yang mengedepankan moralitas, kesantunan, dan rasa hormat kepada orang tua serta guru. Menurutnya, keberhasilan sebuah bangsa bermula dari keberhasilan mendidik generasi sejak usia dini.

Sementara itu, Bunda PAUD Kuansing, Hj. Yulia Herma, S.Pd, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kualitas layanan PAUD merupakan cerminan kualitas suatu bangsa. Oleh sebab itu, peran Bunda PAUD di tengah masyarakat harus hadir sebagai figur penggerak, komunikator, dan motivator.

“Melalui momentum pengukuhan Pokja Bunda PAUD ini, kami berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor, menyatukan visi dan langkah, serta membangun ekosistem PAUD yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. Pokja ini bukan hanya administratif, melainkan wadah transformasi nyata di lapangan,” tegas Hj. Yulia Herma.

Ia menambahkan, pengukuhan Pokja Bunda PAUD akan dilakukan secara bertahap hingga tingkat Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan layanan pendidikan usia dini di seluruh wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

Acara tersebut dihadiri Pj. Sekda Kuansing beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah, Kakan Kemenag Kuansing, Camat Kuantan Tengah, para Bunda PAUD Kecamatan, Desa, dan Kelurahan se-Kuansing, Ketua IGTKI, Ketua HIMPAUDI, Ketua K3TK, Ketua IGRA, perwakilan perbankan, penerbit, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti nyata sinergi bersama untuk memajukan pendidikan anak usia dini di Kuansing.

Pengukuhan Pokja Bunda PAUD ini diharapkan dapat memperkuat program-program inovatif PAUD yang memadukan pendekatan pendidikan modern dengan kekayaan budaya lokal. Pemerintah Kabupaten Kuansing bertekad menjadikan pendidikan anak usia dini sebagai investasi strategis demi mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.