Ditlantas Polda Riau Gelar Program "Bagi Kolak" Peduli Korban Kecelakaan
Ditlantas Polda Riau meluncurkan program sosial "Bagi Kolak" dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70. Polisi lalu lintas turun langsung memberikan bantuan, dukungan moral, serta memastikan hak-hak korban kecelakaan terpenuhi.
PEKANBARU – LINTASTIMURMEDIA.COM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau terus menunjukkan kepeduliannya terhadap korban kecelakaan lalu lintas. Melalui program sosial bertajuk “Bagi Kolak” atau Bakti Peduli Keluarga dan Korban Kecelakaan, polisi lalu lintas turun langsung menyapa masyarakat, memberikan bantuan, sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara.
Program ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tahun 2025 dengan mengusung tema nasional “Lalu Lintas Modern yang Berkeselamatan, Menuju Indonesia Emas”.
Polisi Lalu Lintas Turun ke Rumah Korban
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, Kompol Galih Apria, memimpin langsung kegiatan yang menyasar rumah-rumah korban kecelakaan lalu lintas. Dalam kunjungan tersebut, jajaran Ditlantas tidak hanya memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok dan dukungan moral, tetapi juga memastikan hak-hak korban terpenuhi, termasuk proses klaim asuransi yang seringkali membingungkan masyarakat.
“Program Bagi Kolak kami rancang agar korban kecelakaan lalu lintas dan keluarganya tidak merasa sendirian. Polisi hadir untuk mendengar keluhan, memberi semangat, serta mengingatkan kembali pentingnya disiplin dan keselamatan berlalu lintas,” ujar Kompol Galih, Kamis (4/9/2025).
Kisah Korban dan Apresiasi Keluarga
Salah satu rumah yang dikunjungi adalah milik Frahns Rahjs (16), warga Jalan Pahlawan Kerja, Pekanbaru, yang sebelumnya mengalami kecelakaan di Jalan Adi Sucipto. Kehadiran polisi membawa harapan baru bagi keluarga korban.
“Senang bisa didengar dan diperhatikan. Kami berterima kasih kepada polisi yang membantu sejak awal penanganan hingga pengurusan asuransi,” ungkap pihak keluarga Frahns dengan penuh rasa syukur.
Testimoni ini menjadi bukti nyata bahwa program Bagi Kolak bukan hanya sekadar simbol, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Akan Jadi Program Berkelanjutan
Kompol Galih menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan dalam momentum HUT Lalu Lintas, melainkan akan dikembangkan menjadi program berkelanjutan. Bahkan Ditlantas Polda Riau berencana membentuk komunitas khusus yang mewadahi korban dan keluarga korban kecelakaan lalu lintas.
“Kami ingin terus mendampingi para korban, sekaligus mengingatkan masyarakat pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dengan demikian, angka kecelakaan dapat ditekan dan tingkat fatalitas bisa diminimalisir,” jelas Galih.
Komitmen Polri: Hadir dan Peduli
Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, SIK MH, menambahkan bahwa program Bagi Kolak merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam melayani masyarakat.
“Ini bukan sekadar kunjungan seremonial, tapi bentuk komitmen kami. Polisi Lalu Lintas akan selalu hadir memberi dukungan, memastikan hak-hak korban terpenuhi, dan mengingatkan semua pihak akan pentingnya budaya tertib di jalan,” tegasnya.
Refleksi dan Harapan
Berdasarkan data Kepolisian, angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Riau masih cukup tinggi setiap tahunnya. Program Bagi Kolak hadir sebagai langkah humanis sekaligus edukatif untuk membangun kesadaran bersama.
Dengan momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Ditlantas Polda Riau berharap kehadirannya tidak hanya sebatas penegakan hukum, melainkan juga menjadi penguat solidaritas sosial. Harapannya, masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.





















