Gempa 6,0 SR Guncang Poso, Kodim 1307/Poso Evakuasi Korban dan Dirikan Posko
Gempa 6,0 SR mengguncang Poso, Sulawesi Tengah. Kodim 1307/Poso bersama TNI-Polri gerak cepat evakuasi korban, dirikan posko darurat dan salurkan bantuan.

LINTASTIMURMEDIA.COM – POSO, 19 Agustus 2025 – Getaran dahsyat kembali mengguncang wilayah Sulawesi Tengah. Pada Minggu pagi (17/8) pukul 06.38 WITA, gempa bumi bermagnitudo 6,0 SR mengguncang Kabupaten Poso. Data resmi BMKG Poso mencatat episentrum berada di 18 kilometer arah barat laut Poso, pada koordinat 1.30 LS – 120.60 BT dengan kedalaman 10 kilometer. Meski tidak berpotensi tsunami, guncangan kuat membuat warga panik dan menimbulkan kerusakan di berbagai titik.

Dampak Gempa: Rumah, Gereja, dan Masjid Rusak
Berdasarkan laporan sementara, sejumlah rumah warga serta fasilitas umum mengalami kerusakan. Gereja GKST Eli Masani di Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir mengalami kerusakan cukup serius, sementara Masjid Baitul Ala di Desa Lantojaya, Kecamatan Poso Pesisir dilaporkan rusak ringan. Beberapa warga juga mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan, namun telah mendapat perawatan dari tim medis di lapangan.
Ratusan orang memilih mengungsi ke lokasi aman karena khawatir adanya gempa susulan. Di beberapa titik, akses jalan terganggu akibat retakan tanah dan runtuhan material, sehingga menghambat jalur transportasi darat.

Kodim 1307/Poso Pimpin Aksi Tanggap Darurat
Tak menunggu lama, Kodim 1307/Poso bersama unsur TNI-Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan relawan langsung bergerak cepat melakukan aksi tanggap darurat. Prajurit bersama aparat gabungan mengevakuasi warga terdampak, memberikan pertolongan pertama bagi korban luka, serta mendirikan posko darurat dan dapur lapangan untuk menampung pengungsi. Bantuan awal berupa makanan siap saji, obat-obatan, air bersih, dan tenda mulai disalurkan secara bertahap.

Komandan Kodim 1307/Poso menegaskan, seluruh prajurit disiagakan penuh untuk membantu warga hingga situasi benar-benar pulih.
“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat. Semua kekuatan dikerahkan untuk mengevakuasi, menolong, dan memastikan warga terdampak gempa mendapat perlindungan,” ujarnya.
Himbauan Waspada Gempa Susulan
Kodim 1307/Poso juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah percaya isu hoaks, dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan. Warga diminta menjauhi bangunan retak atau rawan runtuh, serta segera melapor ke posko darurat jika membutuhkan pertolongan atau bantuan logistik.

Komitmen Penanganan Pascabencana
Sejalan dengan arahan BNPB dan BPBD Sulawesi Tengah, Kodim 1307/Poso berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan pascagempa. Informasi resmi terkait perkembangan jumlah korban, kondisi pengungsi, dan kerusakan infrastruktur akan terus diperbarui secara berkala.
Gempa Poso ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di wilayah Sulawesi Tengah, yang dikenal rawan gempa. Kehadiran aparat TNI-Polri bersama pemerintah daerah diharapkan mampu memberi rasa aman bagi masyarakat serta mempercepat proses pemulihan.






















