Hari ke-8 Karya Bakti Daerah Surakarta 2025 Capai 35 Persen

Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap V Tahun 2025 Kodim 0735/Surakarta di Danukusuman, Serengan, capai progres 35% pada hari ke-8. Program menyasar pembangunan saluran air 100 meter dan penyuluhan sosial, kesehatan, hingga pembagian sembako demi memperkuat gotong royong TNI dan masyarakat.

Hari ke-8 Karya Bakti Daerah Surakarta 2025 Capai 35 Persen
Hari ke-8 Karya Bakti Daerah Tahap V Tahun 2025 di Surakarta Capai 35 Persen, TNI-Polri dan Warga Terus Perkuat Gotong Royong

SURAKARTA – LINTASTIMURMEDIA.COM – Program Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap V Tahun Anggaran 2025 yang digelar Kodim 0735/Surakarta memasuki hari ke-8 pelaksanaan. Hingga Selasa (10/09/2025), capaian pembangunan fisik telah menyentuh angka 35 persen. Program ini menjadi wujud nyata implementasi tiga metode pembinaan teritorial (Binter), yaitu Bakti TNI, Komunikasi Sosial (Komsos), dan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Binter Wanwil) yang mengedepankan sinergi antara TNI dengan masyarakat.

Kegiatan KBD kali ini terpusat di Jalan Srikuncoro RT 07/RW 07, Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Kehadiran program ini bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ikatan kebersamaan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah perkotaan padat penduduk.

Sasaran Fisik: Perbaikan Saluran Air 100 Meter

Untuk sasaran fisik, prajurit TNI bersama masyarakat bergotong royong membangun perbaikan saluran air sepanjang 100 meter dengan konstruksi menggunakan Uditch berukuran 60 cm x 60 cm. Proyek ini ditargetkan selesai sesuai jadwal dalam waktu 21 hari, mulai 3 hingga 23 September 2025. Hingga hari ke-8, progres pekerjaan sudah mencapai 35 persen, sebuah pencapaian yang menunjukkan tingginya semangat gotong royong di lapangan.

Danramil 03/Serengan, Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos, menegaskan bahwa KBD Tahap V ini tidak hanya mengandalkan kekuatan TNI, tetapi juga dukungan penuh dari berbagai unsur. “Kegiatan Karya Bakti Daerah ini terlaksana berkat dukungan Pemerintah Kota Surakarta, organisasi kemasyarakatan, serta peran aktif warga Kelurahan Danukusuman yang setiap hari sayuk rukun dan bergotong royong,” jelasnya.

Sasaran Non-Fisik: Penyuluhan dan Penguatan Ketahanan Sosial

Selain pembangunan fisik, KBD juga menyasar kegiatan non-fisik yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara

  • Penyuluhan Kamtibmas dan nilai-nilai ideologi Pancasila

  • Sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba

  • Program Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan masyarakat (Kes), Posyandu, Posbindu serta pencegahan stunting

  • Mitigasi bencana banjir dan kebakaran lingkungan

  • Penyuluhan administrasi kependudukan

  • Pembagian paket sembako kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi KBD

Program non-fisik ini dirancang untuk memperkuat kesadaran kebangsaan, kesehatan, keamanan, serta kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi TNI manunggal bersama rakyat.

Gotong Royong, Jiwa Kebersamaan yang Terjaga

Kapten Tri Rusman menambahkan, nilai utama dari kegiatan KBD bukan hanya hasil akhir berupa pembangunan fisik, melainkan semangat kebersamaan dan gotong royong. “Tanpa kerja sama, setiap pekerjaan terasa berat. Namun dengan kekompakan, pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, TNI bersama masyarakat berkomitmen menghadirkan manfaat nyata, baik dalam bidang infrastruktur maupun ketahanan sosial. KBD Tahap V diharapkan menjadi momentum memperkokoh ikatan kebersamaan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, serta menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai identitas bangsa.