HUT TNI ke-80 di Kodim 0725/Sragen Berlangsung Khidmat, Dandim Sampaikan Amanat Panglima TNI

Kodim 0725/Sragen gelar upacara HUT TNI ke-80 tahun 2025 penuh khidmat. Dandim Letkol Inf Ricky Julianto Wuwung sampaikan amanat Panglima TNI tentang semangat profesionalisme, sinergi rakyat, dan kesiapsiagaan prajurit.

HUT TNI ke-80 di Kodim 0725/Sragen Berlangsung Khidmat, Dandim Sampaikan Amanat Panglima TNI
Kodim 0725/Sragen Gelar Upacara HUT TNI ke-80, Momentum Refleksi Pengabdian dan Sinergi untuk Indonesia Maju

SRAGEN – LINTASTIMURMEDIA.COM – Dalam suasana penuh khidmat dan semangat nasionalisme, Komando Distrik Militer (Kodim) 0725/Sragen menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 tahun 2025 di halaman Makodim Sragen, Minggu (5/10/2025).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Inf Ricky Julianto Wuwung, S.Sos., M.IP., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Dandim membacakan pesan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang menegaskan semangat profesionalisme dan pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan bangsa.

TNI: Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan untuk Rakyat

Sejarah panjang TNI berakar dari semangat perjuangan rakyat Indonesia. Berawal dari Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang dibentuk usai Proklamasi Kemerdekaan, kemudian bertransformasi menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945, lalu Tentara Republik Indonesia (TRI) pada 29 Januari 1946, hingga akhirnya secara resmi bernama Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 3 Juni 1947.

Sejak awal berdirinya, TNI menjadi kekuatan utama dalam mempertahankan kemerdekaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Semangat perjuangan rakyat menjadi fondasi yang terus dijaga hingga kini, delapan dekade kemudian.

Tema HUT ke-80 TNI: “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Dandim, disebutkan bahwa peringatan HUT ke-80 TNI tahun 2025 mengusung tema “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju.”

Tema ini mencerminkan visi dan misi TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif. Seluruh unsur TNI diharapkan mampu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia.

“Makna yang terkandung dalam tema tersebut adalah bahwa TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat, dan berjuang demi rakyat,” ujar Dandim membacakan amanat Panglima TNI.
“Kedekatan dan sinergitas dengan seluruh komponen bangsa menjadi kunci untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, adil, dan makmur,” lanjutnya.

Tantangan Global dan Kesiapsiagaan Prajurit TNI

Panglima TNI dalam amanatnya juga mengingatkan tentang perubahan lingkungan strategis global, regional, dan nasional yang kian dinamis dan kompleks. Kondisi tersebut menuntut TNI untuk terus memperkuat kapabilitas, baik melalui peningkatan Alutsista (alat utama sistem senjata) maupun pembinaan sumber daya manusia (SDM).

“Setiap prajurit TNI harus selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah soliditas TNI, merusak sinergitas antar lembaga, serta mengganggu kemanunggalan TNI dan rakyat,” tegasnya.

Apresiasi untuk Prajurit dan PNS TNI

Di akhir amanat, Panglima TNI melalui Dandim 0725/Sragen menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada seluruh prajurit dan PNS TNI atas dedikasi, integritas, dan loyalitas mereka dalam menjalankan tugas negara.

“Kepercayaan masyarakat terhadap TNI adalah amanah yang harus terus dijaga. Jangan pernah lengah atau berpuas diri. Masih banyak yang perlu dibenahi agar TNI senantiasa menjadi garda terdepan dan benteng terakhir pertahanan NKRI,” pesan Panglima TNI.

Penampilan Anak-Anak Sekolah Warnai Suasana Upacara

Usai pelaksanaan upacara, suasana haru dan khidmat berganti menjadi meriah dengan penampilan anak-anak SD Birrul Walidain Sragen. Mereka menampilkan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), tari tradisional Sinanggar Tulo, serta yel-yel kebangsaan yang menggugah semangat nasionalisme.

Kehadiran para siswa ini menjadi simbol sinergi TNI dan generasi muda, sebagai wujud keberlanjutan semangat juang dan kecintaan terhadap tanah air.