Pemkab Rohil Matangkan Persiapan HUT RI Ke-80 Tahun 2025

Pemkab Rokan Hilir siapkan HUT RI Ke-80 dengan pawai karnaval, gladi resik Paskibra, dan imbauan pasang bendera mulai 10 Agustus 2025.

Pemkab Rohil Matangkan Persiapan HUT RI Ke-80 Tahun 2025
Pemkab Rokan Hilir Matangkan Persiapan HUT RI Ke-80 Tahun 2025, Sekda Fauzi Efrizal Pastikan Acara Berjalan Meriah dan Tertib

LINTASTIMURMEDIA.COM – ROKAN HILIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) terus mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2025. Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, Fauzi Efrizal, didampingi Asisten III Mulyadi Masri dan Kepala Bagian Kesra Andika Pratama, pada Jumat (8/8/2025) di Aula Lantai III Kantor Bupati Rohil, Jalan Lintas Pesisir Batu Enam, Bagansiapiapi, Provinsi Riau.

Rapat dihadiri jajaran Asisten Bupati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pasi Ops Kodim 0321 Yulisman, Kapolsek Bangko AKP Buyung Kardinal, Kabid IKP Juni Rahmat, Kabag Protokol Mardiah, serta sejumlah undangan lainnya. Pertemuan ini menjadi ajang sinkronisasi seluruh panitia agar pelaksanaan peringatan HUT RI di Rokan Hilir berlangsung sukses, meriah, dan penuh makna.

Persiapan Sudah Mencapai 70 Persen

Dalam keterangannya, Sekda Fauzi Efrizal menyampaikan bahwa dari hasil laporan seluruh panitia, progres persiapan telah mencapai sekitar 70 persen. Beberapa kegiatan bahkan sudah berjalan, salah satunya latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) yang telah memasuki tahap karantina selama lebih dari satu bulan.

"Alhamdulillah, persiapan kita sudah hampir rampung. Untuk Paskibra, adik-adik yang terpilih sudah menjalani karantina guna memastikan mereka siap tampil maksimal saat upacara pengibaran bendera merah putih pada puncak peringatan 17 Agustus nanti," ungkapnya.

Pawai Karnaval 12 Agustus 2025

Salah satu agenda pembuka adalah pawai karnaval yang akan digelar pada Selasa, 12 Agustus 2025. Kepala Dinas Pendidikan ditunjuk sebagai koordinator lapangan. Sekolah-sekolah dan instansi peserta pawai telah diinstruksikan hadir di lokasi acara pada tengah hari, sehingga pukul 13.00 WIB kegiatan dapat dimulai tepat waktu.

Fauzi mengingatkan, mengingat jumlah peserta pawai yang cukup banyak, atraksi sebaiknya dibatasi agar kegiatan dapat selesai sebelum waktu magrib. "Semakin cepat dimulai, semakin nyaman bagi peserta dan penonton, tanpa mengurangi kemeriahan acara," ujarnya.

Gladi Resik dan Pengukuhan Paskibra

Persiapan teknis untuk upacara detik-detik proklamasi juga sudah dijadwalkan. Gladi resik akan digelar pada 15 Agustus sore, diikuti pengukuhan Paskibra pada malam harinya. Dengan demikian, pada 17 Agustus 2025, seluruh pasukan dalam kondisi siap untuk melaksanakan pengibaran bendera secara khidmat.

Himbaun Pemasangan Bendera dan Umbul-Umbul

Sekda juga mengajak seluruh masyarakat Rohil mengikuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar peringatan HUT RI Ke-80 dilaksanakan dengan penuh sukacita. Camat di seluruh kecamatan diminta menghimbau warga untuk memasang bendera merah putih dan umbul-umbul di depan rumah masing-masing mulai satu minggu sebelum 17 Agustus.

"Semarak kemerdekaan tidak hanya di pusat kabupaten, tetapi juga hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Tema dan logo HUT RI Ke-80 sudah ada, tinggal kita maksimalkan penyebarannya," tegasnya.

Penekanan Disiplin Peserta Upacara

Fauzi Efrizal menegaskan, khusus bagi ASN dan peserta upacara detik-detik proklamasi, diwajibkan hadir di lokasi setengah jam sebelum upacara dimulai. Peserta yang terlambat tidak diperkenankan masuk ke barisan untuk menjaga kekhidmatan.

"Kita ingin upacara ini berjalan tertib. Satpol PP akan berjaga, dan bila ada yang terlambat, lebih baik menunggu di luar barisan. Dengan begitu, momentum sakral proklamasi tetap terjaga," pungkasnya.

Dengan persiapan yang sudah hampir rampung dan koordinasi lintas instansi yang solid, Pemkab Rokan Hilir optimistis peringatan HUT RI Ke-80 di tahun 2025 akan menjadi momen kebanggaan bersama, sekaligus memperkuat semangat persatuan dan cinta tanah air di tengah masyarakat.