Satgas Yonif 763/SBA Serap Aspirasi Warga Bamusbama Lewat Musyawarah Mufakat

Satgas Pamtas Yonif 763/SBA dengarkan aspirasi masyarakat Distrik Bamusbama, bahas keamanan, pendidikan, dan kesejahteraan di wilayah perbatasan RI-PNG.

Satgas Yonif 763/SBA Serap Aspirasi Warga Bamusbama Lewat Musyawarah Mufakat
Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 763/SBA Dengarkan Aspirasi Masyarakat Bamusbama Melalui Musyawarah dan Mufakat

BAMUSBAMA – LINTASTIMURMEDIA.COM – Dalam rangka mempererat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (RI-PNG), Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 763/SBA Pos Bamusbama menggelar kegiatan musyawarah dan mufakat bersama masyarakat Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, pada Sabtu (12/10/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danpos Bamusbama Lettu Inf Rahmad Alfadhil Lubis, S.Tr.Han ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat gotong royong. Musyawarah tersebut dihadiri oleh para guru, tokoh pemuda, tokoh adat, serta lima kepala kampung yang menjadi perwakilan masyarakat setempat.

Dalam forum dialog terbuka itu, dibahas berbagai isu penting menyangkut keamanan wilayah perbatasan, pendidikan, pembangunan infrastruktur desa, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Selain itu, musyawarah ini juga menjadi sarana bagi Satgas untuk mendengarkan langsung aspirasi, kebutuhan, serta tantangan yang dihadapi warga di lapangan.

“Kegiatan ini kami laksanakan untuk memperkuat komunikasi dan memperdalam pemahaman terhadap kondisi sosial masyarakat. Melalui musyawarah seperti ini, kami dapat mendengar langsung aspirasi warga, terutama dari para kepala kampung dan tenaga pendidik yang memiliki peran strategis dalam kemajuan daerah,” ungkap Lettu Inf Rahmad Alfadhil Lubis.

Ia menegaskan, Satgas Yonif 763/SBA tidak hanya berperan menjaga kedaulatan dan keamanan perbatasan, tetapi juga hadir sebagai mitra pembangunan dan penggerak kebersamaan di tengah masyarakat Papua Barat Daya. Melalui pendekatan persuasif dan humanis, TNI terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman, sejahtera, dan harmonis.

Para peserta musyawarah memberikan apresiasi tinggi atas langkah proaktif Satgas TNI tersebut. Mereka berharap sinergi antara Satgas Yonif 763/SBA, tokoh masyarakat, dan para pendidik terus berlanjut guna mempercepat kemajuan sosial dan ekonomi di Distrik Bamusbama.

“Kami merasa dihargai karena suara masyarakat didengar langsung oleh pihak TNI. Semoga komunikasi dan kerja sama ini terus berjalan demi masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kami dan masyarakat Bamusbama,” ujar salah satu kepala kampung.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 763/SBA dalam mewujudkan visi “TNI Hadir di Tengah Rakyat” melalui tindakan nyata, kolaboratif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat perbatasan.