THR Guru dan Beasiswa S1-S2, Komitmen Agung Nugroho untuk Pendidikan
Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho pastikan kesejahteraan guru, ASN & PPPK dapat THR, fokus pendidikan berkualitas jelang Ramadhan 2026.
PEKANBARU – LINTASTIMURMEDIA.COM – Indonesia menatap Indonesia Emas 2045, sebuah visi besar yang menempatkan pendidikan sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia. Dalam konteks ini, peran guru menjadi sangat strategis, karena kualitas pendidikan tidak lepas dari kesejahteraan dan motivasi para pendidik.
Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho SE MM, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan guru, baik yang mengabdi di sekolah negeri maupun swasta. Tokoh muda Riau ini menekankan bahwa tidak ada guru di Pekanbaru yang menerima gaji di bawah Rp 2 juta, sebuah pernyataan yang disambut setuju oleh ribuan guru yang hadir pada acara silaturahmi jelang Ramadhan di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (16/2/2026).
“Urusan kebijakan biar saya yang mengatur, urusan pendidikan sepenuhnya tanggung jawab bapak dan ibu. Jika di tempat lain TPP guru bisa turun, di Pekanbaru TPP guru ASN tetap 14 bulan. Jadi bapak ibu bisa fokus mencerdaskan anak-anak kami menjadi insan terdidik,” ujar Agung kepada para tenaga pendidik se-Kota Pekanbaru.
Lebih dari itu, Wako Agung memberikan perhatian khusus bagi guru PPPK, baik yang bekerja penuh waktu maupun paruh waktu, dengan memastikan mereka menerima Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini. Tidak hanya guru, semua tenaga pendukung pendidikan, mulai dari guru honor komite, petugas keamanan (security), hingga penjaga sekolah, juga akan mendapat THR, sehingga semua pihak merasakan kebahagiaan di momentum kemenangan.
“Namun, ada satu syarat penting. Para guru dan tenaga pendidikan harus berkomitmen mendukung program Pemko Pekanbaru, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan sekolah hingga meningkatkan mutu pendidikan,” tambahnya.
Sebagai bentuk nyata investasi terhadap peningkatan kapasitas guru, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan beasiswa pendidikan untuk guru melanjutkan studi S1 dan S2. Langkah ini diyakini dapat mendorong profesionalisme pendidik sekaligus memperkuat fondasi pendidikan berkualitas di Pekanbaru.
Dengan langkah konkret ini, H. Agung Nugroho menegaskan bahwa kesejahteraan guru bukan hanya sekadar hak, tetapi juga modal penting untuk mencetak generasi masa depan yang cerdas, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.





















