Wabup Pelalawan Teken MoU dengan Universitas Abdurrab, Perkuat SDM dan Kesehatan

Pemkab Pelalawan teken MoU dengan Universitas Abdurrab untuk memperkuat SDM, pendidikan, penelitian, inovasi, dan pelayanan kesehatan daerah.

Wabup Pelalawan Teken MoU dengan Universitas Abdurrab, Perkuat SDM dan Kesehatan
Wakil Bupati Pelalawan Teken MoU dengan Universitas Abdurrab, Perkuat SDM dan Pelayanan Kesehatan

PELALAWAN, LINTASTIMURMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Pelalawan memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), pendidikan, penelitian, hingga pelayanan kesehatan melalui kerja sama dengan Universitas Abdurrab.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan Universitas Abdurrab tentang pengembangan sumber daya manusia, penelitian, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH bersama Rektor Universitas Abdurrab Prof. Dr. Susi Endrini, S.Si., M.Sc., Ph.D., di Ruang Rapat Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (8/9/2026).

Penandatanganan kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pelalawan membangun kolaborasi yang lebih erat dengan perguruan tinggi. Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada dokumen kesepahaman, tetapi dapat diterjemahkan menjadi berbagai program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zulkifli, S.Ag., Direktur RSUD Selasih dr. Irna, Kepala Dinas Kesehatan Asril, SKM., jajaran Universitas Abdurrab, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin menegaskan bahwa kerja sama dengan Universitas Abdurrab merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pelalawan.

Menurut Husni Tamrin, pemerintah daerah membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kapasitas manusia, penguasaan ilmu pengetahuan, penelitian, inovasi, dan teknologi.

Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi harus mampu menghasilkan program yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kerja sama ini kita harapkan bukan hanya sebatas MoU, tetapi benar-benar dapat diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat Pelalawan,” ujarnya.

Husni Tamrin menjelaskan, ruang lingkup kerja sama yang dibangun bersama Universitas Abdurrab cukup luas. Selain bidang pendidikan, kerja sama juga mencakup penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta penguatan pelayanan kesehatan.

Salah satu implementasi penting yang akan dikembangkan adalah kerja sama antara Universitas Abdurrab dengan RSUD Selasih. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pelalawan tersebut diarahkan untuk menjadi rumah sakit jejaring pendidikan bagi mahasiswa Program Profesi Dokter Universitas Abdurrab.

Menurut Husni, keberadaan rumah sakit jejaring pendidikan memiliki arti penting dalam mendukung proses pendidikan calon dokter. Di sisi lain, kerja sama tersebut juga dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara institusi pendidikan kedokteran dengan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah.

“Ini menjadi salah satu bagian penting dari kerja sama kita, khususnya dalam bidang kesehatan. RSUD Selasih diharapkan dapat menjadi bagian dari jejaring pendidikan sehingga proses pendidikan profesi dokter dapat berjalan sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Wakil Bupati Pelalawan juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam pemerataan tenaga kesehatan. Dengan wilayah yang memiliki 118 desa dan kelurahan, kebutuhan terhadap tenaga medis, khususnya dokter, masih cukup besar.

Jumlah dokter yang tersedia saat ini dinilai belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pelalawan. Kondisi tersebut membutuhkan kebijakan dan langkah konkret yang dilakukan secara berkelanjutan.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pelalawan memandang pengembangan pendidikan kedokteran dan pencetakan tenaga kesehatan dari putra-putri daerah sebagai salah satu investasi penting untuk masa depan.

Husni Tamrin berharap kerja sama dengan Universitas Abdurrab dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Pelalawan, terutama mereka yang memiliki prestasi akademik namun berasal dari keluarga kurang mampu.

Menurutnya, akses terhadap pendidikan tinggi harus dapat dibuka seluas-luasnya bagi anak-anak daerah yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk belajar. Salah satu upaya yang dapat ditempuh adalah melalui skema beasiswa maupun dukungan pembiayaan pendidikan yang lebih terjangkau.

“Kami ingin anak-anak Pelalawan memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan, khususnya di bidang kedokteran. Harapannya, setelah menyelesaikan pendidikan mereka dapat kembali mengabdi di daerah sehingga kebutuhan tenaga kesehatan di seluruh wilayah Pelalawan dapat terpenuhi,” ujar Husni Tamrin.

Ia menilai, investasi pada pendidikan generasi muda merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah. Anak-anak Pelalawan yang memperoleh pendidikan berkualitas diharapkan tidak hanya menjadi tenaga profesional, tetapi juga memiliki komitmen untuk kembali memberikan kontribusi bagi daerah asalnya.

Selain penguatan sumber daya manusia dan sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga membuka peluang kerja sama dengan Universitas Abdurrab dalam berbagai sektor pembangunan lainnya.

Husni Tamrin berharap perguruan tinggi dapat berperan lebih besar melalui penelitian dan inovasi yang relevan dengan persoalan serta potensi daerah. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat menuntut pemerintah daerah untuk terus beradaptasi. Karena itu, keterlibatan akademisi dan perguruan tinggi menjadi penting dalam menghadirkan gagasan, kajian, serta inovasi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Potensi kerja sama ini sangat luas. Tidak hanya kesehatan dan pendidikan, tetapi juga penelitian, inovasi, teknologi, pengabdian kepada masyarakat, dan sektor lainnya yang dapat mendukung pembangunan Kabupaten Pelalawan,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Abdurrab Prof. Dr. Susi Endrini menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Menurut Susi Endrini, kolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam memperluas kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat. Universitas tidak hanya memiliki fungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi.

Ia menjelaskan bahwa Universitas Abdurrab saat ini terus memperluas jejaring rumah sakit pendidikan seiring dengan meningkatnya jumlah mahasiswa Program Studi Kedokteran.

Dalam konteks tersebut, kehadiran RSUD Selasih sebagai rumah sakit jejaring pendidikan diharapkan dapat memperkuat proses pendidikan profesi dokter. Mahasiswa nantinya memperoleh ruang pembelajaran klinis yang mendukung peningkatan kompetensi, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pelayanan kesehatan.

“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap hubungan antara Universitas Abdurrab dan Pemerintah Kabupaten Pelalawan dapat berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas, terutama dalam pendidikan, kesehatan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Susi Endrini juga mengungkapkan bahwa Universitas Abdurrab memiliki keterikatan yang cukup kuat dengan masyarakat Pelalawan. Saat ini terdapat sekitar 202 mahasiswa asal Kabupaten Pelalawan yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Abdurrab.

Data tersebut menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan dalam membangun hubungan pendidikan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Selain membuka peluang beasiswa, Universitas Abdurrab juga siap bekerja sama dalam berbagai program pengembangan pendidikan dan kapasitas sumber daya manusia, termasuk melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Program tersebut dapat menjadi salah satu alternatif untuk memberikan pengakuan terhadap pengalaman belajar maupun kompetensi yang telah dimiliki seseorang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Di bidang lainnya, Universitas Abdurrab juga menawarkan peluang kolaborasi dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama tersebut dapat diarahkan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Pelalawan sekaligus mencari solusi berbasis kajian akademik dan kebutuhan masyarakat.

Pengembangan inovasi juga menjadi bagian yang tidak kalah penting. Perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik dan pengetahuan yang dapat dipadukan dengan pengalaman pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan serta pelayanan publik.

Sinergi antara keduanya diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan baru yang tidak hanya memiliki nilai akademis, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan Universitas Abdurrab dengan demikian menjadi awal dari sebuah kerja sama yang diharapkan berkembang secara berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperkuat pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendorong penelitian, memperluas inovasi, serta memperkuat pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pembangunan daerah.

Dengan dukungan perguruan tinggi, pemerintah daerah memiliki peluang lebih besar untuk menghadirkan kebijakan yang berbasis pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. Sementara bagi Universitas Abdurrab, kerja sama tersebut menjadi ruang untuk memperluas pengabdian sekaligus memastikan ilmu pengetahuan yang dikembangkan di lingkungan akademik dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ke depan, implementasi kerja sama diharapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan nota kesepahaman. Program nyata di bidang pendidikan, kesehatan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi menjadi ukuran penting dari keberlanjutan sinergi tersebut.

Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan Universitas Abdurrab pun berkomitmen membangun hubungan kelembagaan yang saling mendukung untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pelayanan kesehatan, serta menghadirkan berbagai inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Pada akhirnya, kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Pelalawan, terutama dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas, mencetak tenaga profesional dari putra-putri daerah, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, serta mendorong pembangunan yang semakin berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.

Dengan demikian, MoU antara Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan Universitas Abdurrab bukan sekadar kesepakatan administratif, melainkan menjadi bagian dari ikhtiar membangun fondasi sumber daya manusia yang lebih kuat untuk masa depan Pelalawan.

(MC.Pelalawan)