Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing, Persiapan 85 Persen dan Ditargetkan Tuntas 16 Agustus
PEKANBARU, — Persiapan pelaksanaan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) telah mencapai sekitar 85 persen.
Pemerintah Kabupaten Kuansing terus mematangkan berbagai kebutuhan menjelang event nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 19–23 Agustus 2026.
Perkembangan persiapan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, H. Mukhlisin, saat melakukan ekspos kepada Plt Gubernur Riau di Kantor Gubernur Riau, Senin (10/8/2026).
Dalam pemaparannya, Mukhlisin menyampaikan bahwa berbagai persiapan terus dikebut untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai jadwal.
“Untuk persiapan, saat ini sudah mencapai 85 persen,” ujar Mukhlisin.
Menurutnya, Pacu Jalur merupakan agenda bergengsi yang tidak hanya penting bagi Kabupaten Kuantan Singingi, tetapi juga menjadi bagian dari promosi budaya dan pariwisata Provinsi Riau.
Statusnya sebagai event nasional membuat penyelenggaraan tahun ini membutuhkan persiapan yang matang, terkoordinasi, dan melibatkan berbagai pihak.
Karena itu, Pemkab Kuansing menyampaikan perkembangan persiapan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Riau sebagai bagian dari penguatan sinergi antarpemerintah.
“Karena ini menjadi event nasional dan sangat bergengsi untuk Pemkab Kuansing, khususnya Riau, jadi harus melaksanakan ekspos,” katanya.
Sungai Kuantan Masih Keruh
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian dalam persiapan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 adalah kondisi Sungai Kuantan yang masih terlihat keruh.
Mukhlisin menjelaskan, Pemkab Kuansing telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi berbagai persoalan yang berkaitan dengan kondisi sungai.
“Sungai masih keruh, kita sudah sinergi dengan Polsek Kuansing, namun karena sumber air Sungai Kuantan dari provinsi tetangga, kita tidak bisa 100 persen menjaganya agar tidak keruh,” jelasnya.
Kondisi Sungai Kuantan menjadi perhatian karena sungai tersebut merupakan lokasi utama pelaksanaan perlombaan Pacu Jalur sekaligus bagian penting dari daya tarik event budaya tersebut.
Selain kondisi sungai, kesiapan anggaran juga menjadi salah satu aspek yang dibahas dalam pemaparan kepada Pemerintah Provinsi Riau.
Pemprov Riau Targetkan Persiapan Tuntas 16 Agustus
Sementara itu, Plt Gubernur Riau meminta seluruh persiapan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dimatangkan secara maksimal.
Menurutnya, event tersebut harus mampu tampil sebagai kegiatan besar yang semakin mengangkat nama Kabupaten Kuantan Singingi sekaligus memperkuat citra Riau di tingkat nasional.
Ia meminta seluruh rangkaian kegiatan, termasuk rundown acara, disusun secara detail dan matang agar tidak menimbulkan persoalan menjelang pelaksanaan.
“Kita mengharapkan ini menjadi event besar, persiapannya harus matang. Rundown acara juga harus benar,” tegasnya.
Seluruh pihak yang terlibat juga diminta memastikan setiap kebutuhan penyelenggaraan diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Pemprov Riau menargetkan seluruh persiapan utama telah tuntas paling lambat 16 Agustus 2026, atau tiga hari sebelum festival dimulai.
“Kita harapkan untuk kesiapan maksimal tanggal 16 tidak ada lagi kendalanya yang last minute, harus pukul sana sini, tanggal 16 sudah selesai semua,” tegasnya.
Setelah seluruh persiapan diselesaikan, Pemkab Kuansing diminta kembali melaporkan perkembangan terakhir kepada Pemerintah Provinsi Riau.
Pemkab Kuansing juga diharapkan terus melakukan pembenahan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan, sehingga Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dapat berlangsung sukses, tertib, dan memberikan pengalaman positif bagi masyarakat maupun tamu yang hadir.
Dengan persiapan yang ditargetkan rampung sebelum hari pelaksanaan, event yang digelar pada 19–23 Agustus 2026 tersebut diharapkan mampu tampil lebih baik dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya sekaligus semakin mengukuhkan Pacu Jalur sebagai salah satu ikon budaya dan pariwisata Riau.



Nursalman 


















