Warung Mbah Supardi Jadi Ruang Komunikasi Babinsa dan Warga Sragen
Warung Mbah Supardi di Desa Tanggan, Sragen, dimanfaatkan Babinsa Serda Ali Sumanto sebagai ruang komunikasi sosial dengan warga. Kegiatan ini mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui dialog santai seputar keamanan, kebersihan, pertanian, dan kepedulian lingkungan.
SRAGEN – LINTASTIMURMEDIA.COM – Dalam upaya mempererat hubungan antara aparat teritorial TNI dengan masyarakat, Serda Ali Sumanto, Babinsa Desa Tanggan, bersama anggota Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen, menggelar kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan warga di Warung Mbah Supardi, Dukuh Sapen RT 18, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Senin (27/10/2025).
Warung sederhana milik Mbah Supardi yang berada di pinggir jalan desa ini setiap hari menjadi tempat warga bersantai, menikmati kopi, dan bertukar kabar. Melihat potensi tersebut, Babinsa Serda Ali Sumanto memanfaatkannya sebagai sarana efektif untuk menjalin kedekatan dengan warga sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Dalam suasana santai penuh keakraban, Serda Ali mengajak warga berdialog ringan mengenai berbagai isu sosial di lingkungan mereka. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), memperkuat rasa gotong royong, serta mengingatkan warga agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem dan potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Tak hanya membahas soal keamanan, obrolan hangat itu juga menyinggung perkembangan pertanian desa, pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan, serta langkah bersama untuk memperkuat ketahanan pangan lokal di tengah tantangan ekonomi yang kian dinamis.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar kumpul-kumpul, tetapi juga menjadi sarana mendengar langsung suara masyarakat. Melalui dialog santai seperti ini, banyak persoalan bisa dipecahkan bersama,” ungkap Serda Ali Sumanto.
Sementara itu, Mbah Supardi, pemilik warung yang kini menjadi pusat interaksi sosial warga, mengaku bangga dan bahagia warungnya bisa menjadi tempat positif bagi masyarakat dan aparat desa.
“Saya senang kalau warung ini bisa jadi tempat ngobrol yang bermanfaat. Jadi bukan cuma ngopi, tapi juga nambah pengetahuan,” tutur Mbah Supardi dengan senyum ramah.
Melalui pendekatan komunikasi sosial di warung rakyat seperti ini, Kodim 0725/Sragen terus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Suasana kekeluargaan yang tumbuh dari obrolan sederhana terbukti mampu menciptakan kedekatan emosional dan mempercepat solusi terhadap berbagai persoalan di tingkat desa.
Langkah ini juga sejalan dengan program pembinaan teritorial (Binter) TNI AD, yang menekankan pentingnya kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai aparat pengamanan, tetapi juga mitra sosial dan pendamping pembangunan desa.
Dengan kegiatan yang humanis dan penuh makna ini, Warung Mbah Supardi tidak hanya menjadi tempat ngopi warga Tanggan, tetapi telah berubah menjadi simbol solidaritas sosial, kepedulian lingkungan, dan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Reporter: Agus Kemplu
Editor: Thab313





















