Babinsa Tipes Pantau Program Bank Sampah Surakarta

Babinsa Kelurahan Tipes Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta memantau program bank sampah di Taman Pringgodani. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga dalam pemilahan sampah organik dan non-organik demi lingkungan bersih dan berkelanjutan.

Babinsa Tipes Pantau Program Bank Sampah Surakarta
Babinsa Tipes Pantau Program Bank Sampah, Dorong Kesadaran Warga Kelola Lingkungan Berkelanjutan

SURAKARTA – LINTASTIMURMEDIA.COM – Dalam upaya mendukung gerakan lingkungan bersih dan berkelanjutan, Babinsa Kelurahan Tipes, Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Sarmin dan Serka Anjasmoro, melakukan pemantauan langsung terhadap proses pemilahan sampah organik dan non-organik di kawasan Taman Pringgodani RT 01 RW 12, Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, pada Kamis (30/10/2025) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Bank Sampah Tipes, yang digagas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga serta memperkuat partisipasi warga terhadap upaya pelestarian lingkungan. Dalam kegiatan itu, Babinsa turut didampingi Ibu Sumarsih, Ketua Bank Sampah setempat.

Serka Sarmin menjelaskan bahwa peran Babinsa bukan hanya sebagai pengawas wilayah, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam pemberdayaan masyarakat. “Kami hadir memberikan pemahaman, bimbingan, serta dukungan kepada warga agar lebih memahami manfaat dan tata cara pengelolaan sampah. Babinsa menjadi fasilitator komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan program bank sampah berjalan optimal,” ujar Serka Sarmin.

Ia menambahkan, Babinsa berperan penting dalam menyampaikan informasi mengenai tujuan dan manfaat program bank sampah, serta memberikan edukasi tentang prosedur pengumpulan dan pemilahan sampah. Melalui pendekatan langsung, warga diajak untuk memahami nilai ekonomis dan ekologis dari pengelolaan sampah yang baik.

Lebih lanjut, Babinsa juga aktif dalam pembinaan masyarakat tentang teknik pemilahan dan pengolahan sampah organik maupun non-organik. Menurut Serka Sarmin, edukasi yang berkelanjutan akan membentuk pola pikir baru di tengah masyarakat, bahwa sampah bukan lagi sekadar limbah, tetapi dapat diolah menjadi sumber daya yang bernilai.

“Dengan adanya program bank sampah, masyarakat tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga turut berkontribusi dalam menciptakan ekonomi sirkular yang menguntungkan. Kami berharap kolaborasi antara Babinsa, pemerintah, dan masyarakat dapat menjadi kunci keberhasilan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Program bank sampah di wilayah Tipes ini mendapat sambutan positif dari warga. Melalui sinergi antara aparat kewilayahan, tokoh masyarakat, dan lembaga lingkungan, kegiatan pengelolaan sampah kini semakin terarah dan memberi dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup warga setempat.

Reporter: Agus Kemplu
Editor: Thab212