Bupati Siak Afni Apresiasi Guru RA di Milad IGRA ke-23

Pada peringatan Milad IGRA ke-23 di Siak, Bupati Afni Zulkifli memuji dedikasi guru Raudhatul Athfal (RA) dalam membentuk generasi berakhlak. Pemkab Siak berikan apresiasi dan dukungan nyata bagi para pendidik anak usia dini.

Bupati Siak Afni Apresiasi Guru RA di Milad IGRA ke-23
Di Milad IGRA ke-23, Bupati Afni Apresiasi Peran Guru RA Membangun Generasi Berakhlak Mulia

SIAK – LINTASTIMURMEDIA.COM – Dengan senyum tulus dan nada penuh kekaguman, Bupati Siak Afni Zulkifli memuji ketulusan dan kehebatan para guru Raudhatul Athfal (RA) yang setiap hari membimbing anak-anak di usia emas dengan penuh kesabaran dan cinta kasih.

Momen penuh haru dan inspiratif itu terjadi saat Milad Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Siak ke-23, yang dirangkaikan dengan Festival Guru RA ke-1 tingkat Kabupaten Siak Tahun 2025, di Aula PLHUT Kemenag Siak, Rabu (29/10/2025).

Acara berlangsung meriah dan sarat makna. Tampak hadir Wakil Bupati Siak Syamsurizal, Ketua TP PKK Kabupaten Siak Siti Sarifah, serta ratusan guru RA dari berbagai kecamatan yang memadati ruangan dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan.

“Sebelum ke sini, saya sempat menemani sekitar seratusan anak TK Islamic. Tak sampai setengah jam, saya langsung yakin lebih baik saya jadi Bupati saja, jangan jadi guru TK, tak sanggup saya, Bu. Luar biasa hebatnya guru TK dan RA ini,” ujar Afni, disambut gelak tawa dan tepuk tangan para guru.

Tahun ini, IGRA mengusung tema “Memperkokoh dan Memperluas Kiprah Organisasi IGRA sebagai Wadah Pencetak Guru yang Berkualitas dan Sejahtera.” Tema tersebut mencerminkan semangat untuk terus memperkuat eksistensi guru RA sebagai ujung tombak pendidikan karakter anak bangsa.

Menurut Bupati Afni, guru RA memiliki peran strategis dalam membentuk pondasi moral dan akhlak anak sejak dini. Mereka bukan sekadar mengajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Islam dan karakter mulia.

“Anak-anak di RA diberikan pendidikan agama Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kurikulum perkembangan anak usia dini. Mereka belajar mengaji, berdoa, dan berakhlak mulia, di samping pelajaran umum. Pendidikan seperti ini Insyaallah akan melahirkan generasi yang berakhlakul karimah,” ungkapnya penuh keyakinan.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Siak memberikan bantuan honorarium sebesar Rp750 ribu per bulan kepada 734 guru TK dan RA se-Kabupaten Siak. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong semangat para pendidik untuk terus berinovasi dan ikhlas dalam mengabdi.

“Meskipun bantuan ini belum bisa diberikan untuk semua guru RA dan TK karena keterbatasan anggaran, tapi Insyaallah kalau anggaran mencukupi, semua guru akan kita bantu. Yang penting semangat dan keikhlasan ibu guru jangan pernah pudar,” pesan Afni dengan nada tulus dan bersahaja.

Di akhir sambutannya, Bupati Afni menyampaikan ucapan selamat milad untuk seluruh keluarga besar IGRA Kabupaten Siak.

“Selamat Milad ke-23 untuk IGRA Kabupaten Siak. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan keikhlasan para guru RA yang dengan sabar mendidik generasi penerus bangsa,” ujarnya penuh doa.

Sementara itu, Ketua IGRA Kabupaten Siak, Hamidah, menjelaskan bahwa momentum milad ke-23 ini menjadi ajang memperkuat solidaritas dan profesionalisme guru RA di daerah.

“Tepat 29 Oktober ini, IGRA Siak genap berusia 23 tahun. Saat ini terdapat 30 Raudhatul Athfal dengan 143 guru dan 1.386 siswa yang tersebar hampir di seluruh kecamatan. Dalam rangkaian Milad, kami juga menggelar Festival Guru RA ke-1 dengan berbagai lomba, seperti paduan suara, tahfiz, dan mewarnai,” paparnya.

Perayaan Milad IGRA ke-23 Kabupaten Siak tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan apresiasi, tetapi juga refleksi bersama untuk memperkuat peran guru RA sebagai pilar utama pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai Islam. Melalui ketulusan dan dedikasi mereka, generasi Siak yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia diharapkan terus tumbuh dan berkembang demi masa depan bangsa.