Bupati Rohil Bagikan Sembako untuk Keluarga Nelayan Ditahan Malaysia

Bupati Rokan Hilir H. Bistaman menyalurkan bantuan sembako bagi keluarga nelayan yang ditahan otorita Malaysia, sebagai wujud kepedulian dan dukungan pemerintah daerah.

Bupati Rohil Bagikan Sembako untuk Keluarga Nelayan Ditahan Malaysia
Bupati Rohil H. Bistaman Salurkan Bantuan Sembako untuk Keluarga Nelayan yang Ditahan Otorita Malaysia

ROKAN HILIR, LINTASTIMURMEDIA.COM – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terhadap warganya yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan. Kali ini melalui penyaluran bantuan sembako kepada keluarga nelayan yang sementara ditahan oleh otorita Malaysia, sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi dan sosial keluarga yang terdampak.

Bantuan sembako tersebut disalurkan oleh Bupati Rohil H. Bistaman, yang diwakilkan kepada Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Rohil, M. Amin, pada Selasa, 11 November 2025. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di kediaman salah satu keluarga korban, Jalan Kecamatan, Gg. Manggis, Kelurahan Bagan Punak, Bagansiapiapi.

Dalam kesempatan itu, M. Amin, didampingi Kabid Perikanan Tangkap Romi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif langsung Bupati H. Bistaman sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah.

“Bapak Bupati H. Bistaman sangat prihatin dengan musibah yang menimpa warga kita, khususnya para nelayan. Penahanan ini tentu berdampak langsung terhadap ekonomi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Amin kepada awak media di lokasi penyerahan bantuan.

Bantuan sembako yang disalurkan mencakup beras, minyak goreng, gula, telur, Indomie, serta sedikit uang tunai. Amin menegaskan bahwa nilai materi bukanlah yang utama, melainkan kehadiran pemerintah di tengah kesulitan masyarakat.

“Jangan dilihat dari nilainya, tapi ini adalah bentuk solidaritas pemerintah. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan tetap tegar, dan bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” tambahnya.

Selain penyaluran sembako, Pemerintah Kabupaten Rohil melalui Dinas Perikanan dan instansi terkait terus melakukan koordinasi, upaya diplomatik, dan bantuan hukum untuk mempercepat pembebasan nelayan yang ditahan di Malaysia.

“Kami terus memantau perkembangan kasus ini dan berkoordinasi dengan pihak terkait di tingkat pusat. Tujuan utama kami adalah agar nelayan kita bisa segera kembali ke tanah air, berkumpul dengan keluarga, dan melanjutkan aktivitas sehari-hari,” tutup Amin.

Keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian Bupati Rohil H. Bistaman beserta jajaran pemerintah daerah. Bantuan ini dianggap sebagai simbol nyata bahwa pemerintah selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat, terutama dalam menghadapi musibah yang tidak terduga.