Lomba Layang-Layang Hias Meriahkan HUT ke-80 RI di Inhil
Dinas Pariwisata Inhil gelar Lomba Layang-Layang Hias 2D semarakkan HUT ke-80 RI 2025. 86 peserta adu kreativitas, lestarikan budaya Melayu.
LINTASTIMURMEDIA.COM – TEMBILAHAN – Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, semakin meriah dengan digelarnya Lomba Layang-Layang Hias Dua Dimensi yang memadukan kreativitas, budaya, dan semangat persatuan. Ajang ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Inhil melalui Bidang Olahraga, pada Sabtu (9/8/2025).

Acara berlangsung di halaman Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia No. 1, Tembilahan, dan berhasil menyedot perhatian warga dari seluruh penjuru kecamatan se-Kabupaten Inhil. Sebanyak 86 peserta ambil bagian, masing-masing membentuk regu beranggotakan dua orang. Aturan lomba cukup ketat namun kreatif: bentuk layang-layang bebas, panjang 120 cm, serta menggunakan tali nilon atau tali pancing sepanjang 150 cm, yang menjadikan kompetisi ini penuh warna dan tantangan.
Kabid Olahraga Disparporabud Inhil yang juga ketua panitia pelaksana, Lastri, menyampaikan rasa bangga atas antusiasme peserta dan masyarakat.

“Melalui lomba ini, kita tidak hanya melestarikan adat istiadat dan budaya Melayu, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta tanah air serta memperkuat identitas daerah,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan total hadiah senilai Rp10 juta yang dibagikan kepada pemenang Juara 1, 2, 3, serta kategori Harapan 1, 2, dan 3.
Lebih dari sekadar kompetisi, Lomba Layang-Layang Hias 2025 di Inhil menjadi ruang ekspresi seni, ajang adu keterampilan, sekaligus media mempererat tali silaturahmi antarwarga. Tradisi bermain layang-layang, yang dahulu menjadi hiburan rakyat di pesisir dan pedalaman Riau, kembali dihidupkan dalam nuansa kemerdekaan yang sarat makna.

Momentum ini diharapkan mampu menjadi agenda tahunan, sekaligus destinasi wisata budaya unik di Kabupaten Indragiri Hilir, yang memadukan pesona tradisi lokal dengan semangat nasionalisme. Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat, warisan budaya Melayu diyakini akan tetap lestari di tengah arus modernisasi.





















