Muklisin dan Wamenkes Bahas Penguatan Kesehatan Kuansing
Plt Bupati Kuansing H. Muklisin menemui Wamenkes RI di Jakarta untuk memperjuangkan peningkatan fasilitas, tenaga kesehatan, dan layanan kesehatan bagi masyarakat.
JAKARTA, LINTASTIMURMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus memperkuat langkah strategis dalam memperjuangkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan langsung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing H. Muklisin dengan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR, di Jakarta, Selasa (11/8/2026) pagi.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi membangun komunikasi dan sinergi yang lebih kuat dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan RI, dalam rangka mendorong penguatan sektor kesehatan di daerah.
Bagi Pemkab Kuansing, peningkatan pelayanan kesehatan bukan semata-mata berkaitan dengan pembangunan fasilitas maupun pengadaan sarana dan prasarana. Lebih jauh, kualitas pelayanan kesehatan menyangkut hak dasar masyarakat untuk memperoleh layanan yang mudah dijangkau, cepat, layak, berkualitas, serta didukung tenaga kesehatan yang memadai.
Dalam pertemuan tersebut, Plt Bupati H. Muklisin didampingi Asisten III Setda Kuansing Azhar, MM, dan Kepala Dinas Kesehatan Kuansing Aswandi, SKM. Sejumlah agenda strategis terkait penguatan sektor kesehatan di Kabupaten Kuantan Singingi menjadi pembahasan, terutama mengenai langkah menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah diakses masyarakat serta mampu menjawab kebutuhan kesehatan di berbagai wilayah.
Pertemuan dengan jajaran Kementerian Kesehatan tersebut juga menjadi momentum bagi Pemkab Kuansing untuk menyampaikan berbagai kebutuhan daerah secara langsung kepada pemerintah pusat. Komunikasi semacam ini dinilai penting agar kebijakan dan dukungan program kesehatan nasional dapat semakin selaras dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di tingkat daerah.
Plt Bupati Kuansing H. Muklisin menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian serius dan berkelanjutan dari pemerintah.
Menurut Muklisin, pemerintah daerah tidak boleh hanya menunggu kebijakan dari pusat, tetapi harus aktif menyampaikan kebutuhan masyarakat sekaligus membangun jejaring kerja sama agar dukungan terhadap sektor kesehatan dapat diperoleh secara maksimal.
“Kita datang ke Kementerian Kesehatan bukan sekadar bersilaturahmi, tetapi membawa kepentingan masyarakat Kuansing. Kita ingin pelayanan kesehatan di daerah kita terus meningkat, baik dari sisi fasilitas, tenaga kesehatan maupun dukungan program dari pemerintah pusat,” tegas Muklisin.
Ia mengatakan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus menjadi bagian dari agenda pembangunan daerah yang terus diperjuangkan. Sebab, pelayanan kesehatan yang berkualitas akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat serta menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia di Kabupaten Kuantan Singingi.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus membangun komunikasi, koordinasi, dan sinergi dengan pemerintah pusat agar berbagai kebutuhan sektor kesehatan di Kuansing dapat diperjuangkan secara maksimal.
“Kita ingin masyarakat Kuansing mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah dan berkualitas. Untuk itu, dukungan pemerintah pusat sangat kita harapkan. Apa yang menjadi kebutuhan daerah akan terus kita perjuangkan,” ujarnya.
Komitmen tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan di Kuansing tidak hanya ditempatkan sebagai persoalan sektoral, melainkan sebagai bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai, tenaga kesehatan yang cukup, peningkatan mutu pelayanan, serta dukungan program pemerintah pusat menjadi sejumlah aspek yang perlu berjalan secara beriringan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh akses terhadap layanan kesehatan, tetapi juga mendapatkan pelayanan yang memberikan rasa aman, cepat, dan berkualitas.
Wamenkes Dukung Penguatan Layanan Kesehatan di Daerah
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Kuansing yang secara langsung menyampaikan kebutuhan dan aspirasi daerah terkait peningkatan sektor kesehatan.
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk melihat kebutuhan pelayanan kesehatan dari perspektif daerah. Pemerintah pusat sendiri terus mendorong agar pembangunan kesehatan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat di seluruh Indonesia.
Wamenkes menegaskan bahwa penguatan pelayanan kesehatan di daerah merupakan bagian penting dari upaya memastikan masyarakat di tingkat kabupaten dan kota memperoleh akses layanan kesehatan yang semakin baik.
“Prinsipnya, peningkatan pelayanan kesehatan harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah pusat akan terus mendorong penguatan layanan kesehatan, baik melalui peningkatan fasilitas, sumber daya manusia kesehatan maupun program-program strategis lainnya,” ungkap Wamenkes.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Bagi daerah seperti Kuantan Singingi, sinergi tersebut memiliki arti strategis. Dukungan pemerintah pusat dapat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat peningkatan kualitas fasilitas kesehatan, memperkuat sumber daya manusia kesehatan, sekaligus membuka peluang terhadap berbagai program strategis yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pertemuan Plt Bupati Kuansing dengan Wamenkes tersebut sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk terus membangun sinergi dengan Kementerian Kesehatan dalam mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Langkah tersebut juga memperlihatkan bahwa pembangunan kesehatan membutuhkan komunikasi lintas pemerintahan yang konsisten. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, sementara pemerintah pusat memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan kebijakan, program, fasilitas, sumber daya, serta penguatan kapasitas pelayanan.
Membawa Aspirasi Masyarakat Kuansing ke Pemerintah Pusat
Plt Bupati H. Muklisin berharap komunikasi langsung dengan pemerintah pusat tersebut dapat membuka ruang dukungan yang lebih besar bagi pembangunan kesehatan di Kabupaten Kuantan Singingi.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus bergerak untuk memastikan berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pelayanan kesehatan, dapat diperjuangkan melalui koordinasi dengan kementerian maupun lembaga terkait.
“Kita tidak ingin masyarakat kita kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. Karena itu, kita akan terus bergerak dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Apa yang bisa kita perjuangkan untuk Kuansing, akan kita perjuangkan,” pungkasnya.
Bagi Pemerintah Kabupaten Kuansing, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan pada akhirnya bukan hanya tentang pembangunan gedung, penambahan fasilitas, atau menghadirkan program baru. Lebih dari itu, pembangunan kesehatan harus bermuara pada satu tujuan utama: memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang layak ketika membutuhkan pertolongan kesehatan.
Komitmen tersebut menjadi penting karena keberhasilan pembangunan daerah pada akhirnya tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat dapat menikmati pelayanan dasar yang berkualitas.
Melalui komunikasi langsung dengan Kementerian Kesehatan, Pemkab Kuansing berharap kebutuhan pembangunan kesehatan di daerah dapat memperoleh perhatian dan dukungan yang semakin kuat dari pemerintah pusat.
Langkah Plt Bupati H. Muklisin menemui Wamenkes di Jakarta pun menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat fondasi pelayanan kesehatan di Kuansing—agar jarak antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat tidak semakin melebar, tetapi justru semakin dekat dan nyata dirasakan di tengah masyarakat.
Dengan sinergi pemerintah daerah dan pemerintah pusat yang terus diperkuat, harapannya pembangunan kesehatan di Kabupaten Kuantan Singingi dapat bergerak lebih cepat, lebih merata, dan lebih berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sebab pada akhirnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas bukan sekadar ukuran keberhasilan sebuah program pemerintah, melainkan bagian dari tanggung jawab negara dalam memastikan masyarakat memperoleh hak dasar untuk hidup sehat dan mendapatkan pelayanan yang layak.



Nursalman 


















