Pangean Siap Gelar Festival Pacu Jalur 2026 di Pulau Rengas

Kecamatan Pangean mulai mematangkan persiapan Festival Pacu Jalur Ajang Uji Coba 2026 di Desa Pulau Rengas yang akan memperebutkan Piala Bergilir Bupati Kuansing.

Pangean Siap Gelar Festival Pacu Jalur 2026 di Pulau Rengas
Pangean Matangkan Festival Pacu Jalur Ajang Uji Coba 2026, Perebutkan Piala Bergilir Bupati Kuansing di Arena Pulau Rengas

PANGEAN, LINTASTIMURMEDIA.COM – Pemerintah Kecamatan Pangean mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Pacu Jalur Ajang Uji Coba Tahun 2026 yang akan digelar pada 19 hingga 21 Juni mendatang. Iven budaya kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi tersebut nantinya akan memperebutkan Piala Bergilir Bupati Kuantan Singingi sekaligus menjadi ajang pelestarian tradisi warisan budaya Melayu Rantau Kuantan yang terus hidup di tengah masyarakat.

Rapat awal persiapan kegiatan dipimpin langsung oleh Camat Pangean, Aswandi, S.Pd., MM di Aula Kantor Camat Pangean, Jumat (8/5/2026). Pertemuan tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintahan, tokoh adat, tokoh masyarakat, aparat keamanan, hingga elemen organisasi kemasyarakatan yang turut mendukung suksesnya pelaksanaan Festival Pacu Jalur Ajang Uji Coba Kecamatan Pangean.

Dalam rapat tersebut, dibahas secara menyeluruh berbagai aspek teknis dan nonteknis pelaksanaan pacu jalur, mulai dari kesiapan arena pacu, pembentukan panitia, pengamanan, dukungan masyarakat, hingga koordinasi lintas sektor guna memastikan event budaya tahunan itu berjalan lancar, aman, dan sukses.

Camat Pangean Aswandi mengatakan, pelaksanaan pacu jalur ajang uji coba tahun ini akan menghadirkan nuansa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya kegiatan dipusatkan di Gelanggang Pacu Jalur Tupian Rajo, kali ini arena pacu akan digelar di tepian Desa Pulau Rengas.

Menurutnya, lokasi tersebut dipilih sebagai bentuk upaya membuka alternatif gelanggang pacu baru sekaligus menggali potensi arena budaya yang ada di Kecamatan Pangean.

“Untuk pacu jalur ajang uji coba ini, kegiatan akan dilaksanakan di tepian pacu Desa Pulau Rengas. Dahulunya pernah juga dilakukan pacu jalur di tepian ini. Arena cukup bagus dan lurus, bahkan memiliki lintasan lurus sekitar satu kilometer,” ujar Aswandi di hadapan peserta rapat.

Ia menegaskan bahwa pemindahan lokasi tersebut hanya bersifat uji coba dan bukan menggantikan gelanggang utama pacu jalur di Kecamatan Pangean.

“Ini hanya untuk ajang uji coba saja. Sedangkan untuk rayon resmi tetap dilaksanakan di Gelanggang Tupian Rajo,” tambahnya.

Lebih jauh, Aswandi menilai Festival Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan mendayung perahu tradisional semata, melainkan bagian dari identitas budaya masyarakat Kuantan Singingi yang memiliki nilai historis, filosofi kebersamaan, dan semangat persatuan masyarakat Melayu di sepanjang aliran Sungai Kuantan.

Karena itu, dirinya berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mendukung suksesnya pelaksanaan festival tersebut agar mampu menjadi hiburan rakyat sekaligus daya tarik wisata budaya daerah.

“Pacu jalur ini adalah kebanggaan masyarakat Kuansing. Tradisi ini harus terus dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi muda sebagai kekayaan budaya daerah yang memiliki nilai persatuan, sportivitas, dan gotong royong,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut juga dilakukan pembentukan struktur kepanitiaan guna mempercepat berbagai persiapan teknis di lapangan. Panitia nantinya bertugas memastikan seluruh kebutuhan kegiatan dapat berjalan maksimal, termasuk kesiapan arena, fasilitas penonton, koordinasi keamanan, hingga keterlibatan masyarakat di sekitar lokasi pacu.

Kegiatan rapat turut dihadiri Datuk Pangulu Nan Barompek Nagori Pangean, Kapolsek Pangean, Kepala KUA Kecamatan Pangean, para kepala desa dan BPD se-Kecamatan Pangean, kepala sekolah, tokoh adat, tokoh pemuda, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta sejumlah undangan lainnya.

Kehadiran lintas elemen tersebut menjadi bukti bahwa Festival Pacu Jalur bukan hanya agenda olahraga tradisional, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi, persatuan masyarakat, dan penggerak ekonomi rakyat melalui sektor budaya dan pariwisata lokal.

Masyarakat pun menyambut positif rencana pelaksanaan Festival Pacu Jalur Ajang Uji Coba di Desa Pulau Rengas. Selain menghadirkan suasana baru, lokasi tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi arena budaya alternatif yang mampu menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah.

Dengan dimulainya rapat awal persiapan ini, Pemerintah Kecamatan Pangean berharap pelaksanaan Festival Pacu Jalur Ajang Uji Coba Tahun 2026 dapat berlangsung meriah, tertib, dan sukses serta menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi budaya Pacu Jalur sebagai ikon kebanggaan Kabupaten Kuantan Singingi di tingkat nasional bahkan internasional.