Wako Agung Bangun Sport Center dan RTH di Jalan Belimbing Pekanbaru
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho berencana membangun sport center, lapangan basket, mini soccer, jogging track, dan ruang terbuka hijau di Jalan Belimbing tahun 2026.
PEKANBARU, LINTASTIMURMEDIA.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembangunan fasilitas publik yang berpihak kepada masyarakat. Tahun 2026 ini, Pemko Pekanbaru berencana melakukan penataan ulang kawasan Lapangan Bola Belimbing di Jalan Belimbing, Kecamatan Marpoyan Damai, menjadi pusat olahraga masyarakat atau sport center modern yang terintegrasi dengan ruang terbuka hijau (RTH).
Langkah strategis yang digagas Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang sehat, produktif, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Bertuah.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan bahwa kawasan Lapangan Belimbing nantinya tidak hanya difungsikan sebagai area olahraga biasa, melainkan akan disulap menjadi fasilitas publik multifungsi yang mampu menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Menurut Agung, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan konsep pembangunan dengan menghadirkan lapangan mini soccer, lapangan basket modern, hingga jogging track yang dapat dimanfaatkan warga untuk berolahraga dan berinteraksi sosial.
“Konsepnya seperti lapangan yang akan dibangun Mini Soccer Kencana II. Termasuk juga ada rencana pembangunan hall lapangan basket sehingga nantinya fasilitas ini benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat secara maksimal,” kata Agung Nugroho, Rabu (20/5/2026).
Pembangunan sport center Jalan Belimbing tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun ini sebagai bagian dari penguatan infrastruktur publik dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Pekanbaru.
Agung menjelaskan, pembangunan fasilitas olahraga itu lahir dari kebutuhan nyata masyarakat Kota Pekanbaru yang saat ini membutuhkan lebih banyak ruang aktivitas positif, khususnya di bidang olahraga dan rekreasi keluarga. Ia menilai keberadaan lapangan basket di Pekanbaru saat ini masih sangat minim, padahal minat dan antusiasme masyarakat, terutama anak muda, terhadap olahraga basket terus meningkat dari waktu ke waktu.
“Lapangan basket Kota Pekanbaru saat ini sudah sangat minim. Ini yang akan kita hadirkan kembali untuk masyarakat. Tetapi konsep pembangunan tetap tidak menghilangkan fungsi ruang terbuka hijau. Justru kebutuhan utama lapangan tersebut tetap kita utamakan dengan konsep yang lebih tertata dan modern,” jelasnya.
Tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, proyek penataan Lapangan Belimbing juga membawa misi sosial yang lebih luas. Pemerintah Kota Pekanbaru ingin menghadirkan ruang publik yang mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda agar lebih aktif, sehat, dan produktif di tengah tantangan perkembangan era digital saat ini.
Menurut Agung Nugroho, keberadaan fasilitas olahraga yang representatif diyakini dapat membantu mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gadget sekaligus menjadi benteng sosial dari berbagai pengaruh negatif seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan ruang aktivitas yang sehat, aman, dan positif bagi masyarakat. Karena itu, pembangunan sarana olahraga publik menjadi salah satu investasi sosial jangka panjang yang sangat penting bagi masa depan kota.
“Anak-anak dan generasi muda harus diberikan ruang aktivitas yang sehat. Dengan adanya fasilitas olahraga seperti ini, kita berharap mereka memiliki tempat berkegiatan yang positif sehingga bisa terhindar dari pengaruh negatif, termasuk narkoba dan kecanduan gadget,” ungkapnya.
Rencana pembangunan sport center dan ruang terbuka hijau di Jalan Belimbing tersebut juga disambut positif oleh masyarakat sekitar. Selain mempercantik kawasan perkotaan, keberadaan fasilitas publik modern diyakini akan meningkatkan kualitas lingkungan, memperkuat interaksi sosial warga, sekaligus mendorong budaya hidup sehat di tengah masyarakat urban Kota Pekanbaru.
Pemko Pekanbaru sendiri terus mendorong konsep pembangunan kota yang tidak hanya fokus pada infrastruktur semata, tetapi juga memperhatikan keseimbangan antara ruang hijau, fasilitas olahraga, dan kebutuhan sosial masyarakat. Penataan kawasan Lapangan Belimbing menjadi salah satu langkah nyata menuju wajah baru Pekanbaru sebagai kota modern yang humanis, sehat, dan ramah generasi muda.






















