Pemko Dumai Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Bukit Gelanggang, Tindaklanjuti SE Mendagri
Pemko Dumai menindaklanjuti SE Mendagri dengan menggelar nobar Piala Dunia 2026 di Taman Bukit Gelanggang. Kegiatan ini dorong UMKM, ruang publik, dan ekonomi lokal.
DUMAI – LINTASTIMURMEDIA.COM
Pemerintah Kota Dumai bergerak cepat merespons arahan pemerintah pusat terkait momentum perhelatan akbar sepak bola dunia. Dalam upaya memperkuat partisipasi publik sekaligus menghidupkan ruang-ruang sosial masyarakat, Pemko Dumai resmi menyiapkan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di ruang publik strategis.
Wali Kota Dumai, H. Paisal, menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk segera memfasilitasi pelaksanaan nobar yang dipusatkan di kawasan ikon kota, yakni Taman Bukit Gelanggang, sebagai titik kumpul masyarakat dalam menikmati atmosfer kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.
Langkah strategis tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, Nomor 400.2.7/4657/SJ, yang mengimbau seluruh kepala daerah di Indonesia untuk menginisiasi kegiatan nobar sebagai sarana hiburan masyarakat, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong perputaran ekonomi lokal, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dorong Hiburan Rakyat dan Penguatan Ekonomi Lokal
Wali Kota H. Paisal menegaskan bahwa momentum Piala Dunia 2026 tidak hanya dimaknai sebagai ajang tontonan olahraga internasional, tetapi juga sebagai ruang strategis untuk memperkuat interaksi sosial masyarakat serta menggerakkan roda ekonomi daerah.
“Kami menyambut baik dan siap melaksanakan arahan Bapak Mendagri. Pemerintah Kota Dumai telah menyiapkan Taman Bukit Gelanggang sebagai pusat kegiatan nobar. Kami ingin memastikan bahwa momen Piala Dunia ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi pelaku UMKM, khususnya pedagang kuliner dan sektor ekonomi kreatif di sekitar lokasi kegiatan,” ujar Paisal, Selasa (23/06/2026).
Menurutnya, setiap kegiatan berbasis ruang publik harus memberikan nilai tambah, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Oleh karena itu, Pemko Dumai juga mendorong keterlibatan aktif pelaku usaha lokal agar dapat memanfaatkan tingginya animo masyarakat selama gelaran berlangsung.
Taman Bukit Gelanggang Jadi Pusat Nobar Terbuka
Sebagai langkah implementasi awal, Pemko Dumai menetapkan Taman Bukit Gelanggang sebagai lokasi utama nobar Piala Dunia 2026 yang terbuka untuk seluruh masyarakat. Ruang publik tersebut dipilih karena dinilai representatif, strategis, dan mampu menampung antusiasme warga dalam jumlah besar.
Pemerintah memastikan seluruh fasilitas pendukung seperti layar besar, sistem audio, pencahayaan, serta pengaturan arus pengunjung akan dipersiapkan secara maksimal guna menciptakan suasana aman, nyaman, dan kondusif.
Agenda nobar perdana dijadwalkan menayangkan laga seru antara Portugal vs Uzbekistan dalam ajang FIFA World Cup 2026, yang akan berlangsung pada 24 Juni 2026 pukul 00.00 WIB.
Pengamanan dan Ketertiban Jadi Prioritas
Lebih lanjut, Wali Kota Dumai menekankan pentingnya menjaga ketertiban umum, kebersihan lingkungan, serta keamanan selama kegiatan berlangsung. Ia meminta masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga suasana tetap kondusif sebagai bagian dari budaya tertib ruang publik.
Pemko Dumai juga akan memperkuat koordinasi lintas sektor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Polres Dumai dan Kodim 0320/Dumai, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Ruang Publik sebagai Simbol Kebersamaan Warga
Program nobar ini diharapkan menjadi momentum penguatan ikatan sosial masyarakat Dumai, sekaligus menghadirkan ruang rekreasi kolektif yang inklusif. Pemerintah menilai bahwa ruang publik seperti Taman Bukit Gelanggang dapat menjadi simbol kebersamaan warga dalam menikmati hiburan global tanpa meninggalkan nilai lokalitas.
Selain itu, kehadiran UMKM di sekitar lokasi kegiatan juga diproyeksikan mampu meningkatkan perputaran ekonomi harian masyarakat, khususnya di sektor makanan, minuman, dan produk kreatif lokal.
Seruan Partisipasi Masyarakat
Pemko Dumai mengimbau masyarakat untuk hadir lebih awal dan mengikuti kegiatan dengan tertib. Warga juga diminta menjaga kebersihan area serta menghormati aturan yang telah ditetapkan panitia pelaksana.
Dengan konsep ruang publik terbuka, kegiatan nobar ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memanfaatkan momentum global untuk kepentingan lokal yang berkelanjutan.






















