Bupati Afni Dorong Sinergi DPR RI dan Daerah untuk Riau
Bupati Siak Afni Zulkifli berharap Forum DPR RI Dapil Riau menjadi jembatan aspirasi daerah ke pemerintah pusat, memperkuat kapasitas fiskal, mempercepat pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah penghasil sumber daya alam.
PEKANBARU, LINTASTIMURMEDIA.COM – Bupati Siak Afni Zulkifli menaruh harapan besar terhadap terbentuknya Forum DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau sebagai wadah strategis yang mampu menjembatani berbagai aspirasi daerah kepada pemerintah pusat sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
Menurut Afni, keberadaan forum tersebut memiliki peran penting dalam memastikan berbagai kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah dapat tersampaikan secara efektif kepada pemerintah pusat. Selain menjadi saluran komunikasi yang lebih terstruktur, forum ini juga diharapkan mampu memperjuangkan peningkatan akses pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), mendorong masuknya investasi, serta mengawal berbagai program pembangunan agar dapat direalisasikan secara optimal di daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Afni saat menghadiri peluncuran Forum DPR RI Dapil Riau yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 8 Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Selasa (9/6/2026). Forum yang beranggotakan para wakil rakyat asal Riau di Senayan itu diharapkan menjadi instrumen strategis dalam memperkuat komunikasi antara daerah dan pemerintah pusat.

Peluncuran forum tersebut menjadi momentum penting bagi pembangunan Provinsi Riau. Selain mempererat hubungan antara anggota DPR RI asal Riau dengan pemerintah daerah, kegiatan itu juga menjadi ruang kolaborasi dalam menyusun langkah-langkah strategis guna menjawab berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Afni secara khusus menyampaikan sejumlah aspirasi terkait perlunya penguatan kapasitas fiskal bagi daerah penghasil sumber daya alam. Menurutnya, kebijakan fiskal yang lebih berkeadilan akan memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Provinsi Riau selama ini merupakan salah satu daerah yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, terutama melalui sektor minyak dan gas bumi. Kontribusi tersebut, kata dia, seharusnya diimbangi dengan perhatian yang lebih besar terhadap kebutuhan pembangunan daerah penghasil.
"Sebagai daerah penghasil sumber daya alam, Riau telah memberikan kontribusi yang besar terhadap penerimaan negara dan pembangunan nasional. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPR RI agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara lebih optimal oleh masyarakat di daerah," ujar Afni.
Menurutnya, pembangunan yang berkeadilan tidak hanya diukur dari besarnya kontribusi daerah terhadap negara, tetapi juga dari sejauh mana daerah memperoleh dukungan fiskal yang memadai untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

"Kami tidak hanya membutuhkan program-program dari kementerian, tetapi juga membutuhkan transparansi, kepastian, dan keadilan fiskal bagi daerah penghasil yang selama ini menjadi salah satu penopang penerimaan negara," tegasnya.
Afni menjelaskan bahwa penguatan kapasitas fiskal daerah sangat penting untuk mendukung berbagai sektor strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat. Dengan kapasitas fiskal yang lebih kuat, pemerintah daerah akan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam merancang program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia berharap kebijakan fiskal nasional ke depan semakin berpihak kepada daerah penghasil sumber daya alam sehingga kontribusi yang diberikan kepada negara dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembangunan di daerah.
"Kami di daerah siap mendukung seluruh program strategis nasional. Namun, kami juga berharap adanya penguatan kapasitas fiskal daerah agar pembangunan di daerah penghasil dapat berjalan seiring dengan kontribusi yang telah diberikan kepada negara," katanya.
Lebih lanjut, Afni mengajak seluruh anggota DPR RI asal Riau yang berjumlah 13 orang untuk terus memperkuat kolaborasi dan komunikasi dalam memperjuangkan berbagai aspirasi pembangunan daerah, baik melalui pembahasan APBN maupun melalui kebijakan-kebijakan strategis lainnya di tingkat nasional.
Menurutnya, keberadaan Forum DPR RI Dapil Riau merupakan langkah maju yang sangat positif dalam membangun hubungan yang lebih erat antara pemerintah daerah dan para wakil rakyat di tingkat pusat. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang dialog yang produktif untuk menyelaraskan berbagai kepentingan pembangunan demi kemajuan Riau secara menyeluruh.
"Forum ini menjadi ruang yang sangat baik untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi. Kami berharap berbagai aspirasi daerah dapat diperjuangkan bersama demi kemajuan Riau dan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Bupati Siak itu juga menegaskan bahwa pembangunan nasional dan pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Keduanya merupakan bagian dari agenda besar pembangunan Indonesia yang membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan.
Karena itu, ia menilai kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota menjadi faktor utama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

"Kami yakin, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong antara pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota, berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi bersama. Harapan kami sederhana, bagaimana daerah yang telah berkontribusi besar bagi bangsa juga dapat terus tumbuh dan berkembang demi kesejahteraan masyarakatnya," tuturnya.
Menutup pernyataannya, Afni berharap sinergi yang dibangun melalui Forum DPR RI Dapil Riau tidak berhenti pada tataran komunikasi semata, tetapi mampu melahirkan kebijakan yang konkret, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ia optimistis forum tersebut akan menjadi jembatan strategis dalam memperjuangkan kepentingan daerah, memperkuat posisi Riau dalam pembangunan nasional, serta mendorong terwujudnya pemerataan pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Dengan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan para wakil rakyat di tingkat pusat, Riau diharapkan mampu memaksimalkan potensi daerah, meningkatkan daya saing pembangunan, menarik investasi yang lebih besar, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Bumi Lancang Kuning.






















