Bupati Kuansing Buka Lomba Bertutur 2025, Dorong Literasi dan Cinta Budaya Lokal
Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Kuansing 2025 resmi dibuka. Pemkab dorong literasi, wariskan budaya, dan bentuk karakter generasi muda.
LINTASTIMURMEDIA.COM – TELUK KUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya. Hal ini ditandai dengan pembukaan resmi Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2025, yang digelar di Lantai Dasar Gedung Perpustakaan Daerah, Senin (28/07/2025). Acara ini dibuka langsung oleh Asisten Administrasi Umum, Drs. Rustam, mewakili Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, MM.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Suhardiman Amby menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kuansing yang secara konsisten menggelar kegiatan literasi berkualitas setiap tahunnya. Menurutnya, lomba ini tidak sekadar kompetisi, tetapi merupakan gerakan literasi kultural yang memadukan pendidikan, seni bertutur, dan penguatan karakter bangsa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang terus konsisten menyelenggarakan kegiatan literasi bernilai tinggi ini sebagai bagian dari strategi membentuk karakter anak-anak Kuansing yang cerdas, percaya diri, dan cinta budaya,” ungkap Bupati dalam sambutannya.
Bupati menegaskan, lomba bertutur memiliki peran strategis dalam mewariskan nilai-nilai budaya lokal dan cerita rakyat yang sarat pesan moral. Kegiatan ini sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan literasi sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul, kompetitif, dan tangguh di era perubahan cepat.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing, Shanti Evi Dimeti, S.H., menjelaskan bahwa Lomba Bertutur adalah implementasi nyata dari Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, yang mendorong pembudayaan gemar membaca melalui tiga jalur utama: keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.
“Lomba Bertutur bukan hanya ajang unjuk kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga media pembinaan karakter dan penguatan jati diri anak-anak melalui kisah-kisah rakyat yang mengajarkan kejujuran, keberanian, tanggung jawab, gotong royong, dan cinta tanah air,” jelas Shanti.
Peserta lomba adalah siswa-siswi kelas 4 dan 5 dari SD/MI se-Kabupaten Kuantan Singingi. Mereka akan menampilkan kemampuan bertutur cerita rakyat yang menjadi warisan tak ternilai bangsa. Ajang ini diharapkan menjadi sarana menggali potensi generasi muda di bidang literasi, sekaligus menanamkan kebanggaan terhadap budaya lokal.
Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua TP PKK Kabupaten Kuansing, Ketua DWP, Kadis Dikpora, Kadis Budpar, Kadis P2KBP3A, Kadis SosPMD, Kadis Kominfoss, Kadis Kopdagrin, Kepala Bappedalitbang, Kepala BPKAD, Kakan Kemenag, Bunda Literasi Kuansing, para penggiat literasi, serta guru pendamping peserta lomba. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan penuh seluruh elemen masyarakat untuk membangun budaya literasi di Kuansing.
Dengan pelaksanaan Lomba Bertutur 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap akan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kecintaan pada budaya, kemampuan komunikasi yang baik, dan karakter yang kuat. Literasi bukan lagi sekadar keterampilan membaca, tetapi menjadi pondasi peradaban yang akan mengangkat martabat daerah dan bangsa di masa depan.





















