Dirlantas Polda Riau Tinjau Jalur Pekanbaru-Kuansing Jelang Pacu Jalur 2025
Polda Riau bersama BPJN dan instansi terkait tinjau jalur Pekanbaru-Kuansing, pastikan kesiapan infrastruktur jelang Pacu Jalur 2025.
LINTASTIMURMEDIA.COM - KUANSING – Menyambut perhelatan budaya terbesar di Provinsi Riau, Festival Pacu Jalur Kuansing 2025, berbagai pihak lintas instansi mengambil langkah antisipatif guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta keselamatan ribuan pengunjung yang akan memadati Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman, memimpin langsung kegiatan peninjauan kondisi jalur nasional Pekanbaru–Kuansing pada Rabu (6/8), bersama Forum Lalu Lintas dan instansi teknis terkait. Tinjauan ini difokuskan pada identifikasi titik-titik rawan dan infrastruktur pendukung yang vital bagi kelancaran transportasi menjelang gelaran Pacu Jalur yang akan berlangsung pada 20–24 Juli 2025 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan.
Peninjauan lapangan ini melibatkan sinergi antara Polda Riau, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Riau Kementerian PUPR, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau, Dinas PUPR, dan Jasa Raharja. Tim gabungan menyusuri rute sepanjang 165 kilometer dari Kota Pekanbaru menuju pusat kegiatan di Kuansing, menyoroti berbagai aspek teknis yang memerlukan perhatian khusus.
Identifikasi Titik Rawan dan Prioritas Perbaikan
Kombes Pol Taufiq Lukman menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan masih adanya beberapa titik jalan yang perlu perbaikan segera. Menurutnya, kesiapan infrastruktur menjadi salah satu indikator utama keberhasilan penyelenggaraan event berskala provinsi ini.
"Kami turun langsung dari Pekanbaru untuk memastikan kesiapan jalur utama menuju Kuansing. Ada sejumlah temuan di lapangan yang langsung kami koordinasikan dengan instansi teknis untuk dilakukan perbaikan sebelum acara dimulai," ujar Taufiq.
Ia juga menegaskan bahwa aspek keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Selain kondisi badan jalan, infrastruktur pendukung seperti rambu lalu lintas, marka jalan, dan penerangan di beberapa ruas juga masih kurang memadai.
"Rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan menjadi perhatian kami. Kami akan menyiapkan pengatur lalu lintas di sejumlah simpang agar kendaraan tidak memasuki zona inti acara, demi ketertiban dan kenyamanan pengunjung," tambahnya.
BPJN Riau: Siap Kerahkan Alat Berat dan Tenaga Teknis
Di sisi lain, Kepala BPJN Wilayah Riau, Johanis Tulak, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh kelancaran arus mudik dan arus wisatawan menuju lokasi acara. Menurutnya, jalur nasional akan menjadi prioritas utama perbaikan karena berfungsi sebagai akses utama bagi ribuan wisatawan, termasuk dari provinsi tetangga seperti Sumatera Barat.
"Kami dari BPJN Riau mendukung penuh Pacu Jalur 2025. Tim kami akan terus memantau jalur nasional, melakukan perataan jalan yang bergelombang, dan menyiapkan alat berat yang standby di titik strategis jika dibutuhkan sewaktu-waktu," jelas Johanis.
Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi terus ditingkatkan untuk mempercepat respons terhadap permasalahan teknis di lapangan. BPJN juga telah membagi timnya untuk menangani pemeliharaan rutin serta melakukan identifikasi jembatan yang membutuhkan perhatian lebih.
Event Budaya Skala Besar, Butuh Kesiapan Maksimal
Festival Pacu Jalur Kuansing merupakan event budaya tahunan yang memiliki magnet kuat bagi wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara. Setiap tahunnya, ribuan pengunjung tumpah ruah menyaksikan perlombaan mendayung perahu tradisional di Sungai Kuantan yang sarat nilai sejarah dan budaya Melayu Riau.
Oleh karena itu, kelancaran akses transportasi menuju lokasi acara menjadi aspek strategis. Pemerintah daerah bersama stakeholder terkait terus mempersiapkan semua aspek logistik, mulai dari perbaikan jalan, penyediaan fasilitas umum, hingga manajemen lalu lintas secara komprehensif.
"Dengan sinergi Polda Riau, BPJN, Dishub, Dinas PUPR, dan pihak lain yang terlibat, kami optimistis pengunjung dapat menempuh perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat hingga ke lokasi acara," tutup Kombes Taufiq.
Harapan: Pacu Jalur 2025 Menjadi Event Berkesan dan Bebas Kendala
Pemerintah Provinsi Riau dan Pemkab Kuansing menargetkan Pacu Jalur 2025 menjadi salah satu event budaya unggulan yang masuk dalam kalender pariwisata nasional. Selain sebagai simbol kebanggaan daerah, Pacu Jalur juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM, kuliner, dan perhotelan.
Dengan kesiapan infrastruktur yang matang dan sinergi lintas sektor yang solid, masyarakat Riau menyambut optimis pelaksanaan Pacu Jalur 2025. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kerja bersama adalah kunci untuk menciptakan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pengunjung.





















