Koperasi Desa Kampar Dilirik Jadi Model Ketahanan Pangan Nasional
Kementerian Koordinator Perekonomian RI meninjau Koperasi Desa Merah Putih di Kampar sebagai bagian dari program nasional 80.000 koperasi desa untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal.
LINTASTIMURMEDIA.COM – KAMPAR – Dalam rangka memperkuat kemandirian ekonomi desa dan mendukung Ketahanan Pangan Nasional, perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Ketahanan Pangan Republik Indonesia melakukan kunjungan strategis ke Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar. Kunjungan ini difokuskan pada lokasi percontohan Koperasi Desa Merah Putih, sebuah inisiatif nasional yang digagas untuk memperkuat kelembagaan ekonomi rakyat di tingkat desa dan kelurahan.
Kunjungan kerja tersebut diwakili langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Dandy Satria Iswara, S.IP., M.Si., dan disambut dengan hangat oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti pada Sabtu (12/7/2025). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya sinkronisasi program pusat dan daerah dalam membangun koperasi desa sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi lokal.
Dalam keterangannya, Deputi Dandy Satria Iswara menyampaikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi berbasis komunitas desa melalui penguatan struktur ekonomi lokal.
“Kami melihat potensi besar yang dimiliki Kabupaten Kampar, khususnya Desa Pulau Gadang, sebagai contoh sukses koperasi desa. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana kelembagaan ekonomi rakyat mampu menjadi tulang punggung pembangunan desa yang mandiri dan berdaya saing,” ujar Dandy.
Ia menambahkan bahwa kunjungan ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menuju Launching Nasional 80.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, yang dijadwalkan dilaksanakan secara serentak pada 19 Juli 2025 di berbagai wilayah Indonesia.
Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar memberikan apresiasi tinggi atas dukungan dan atensi pemerintah pusat terhadap pengembangan model ekonomi berbasis desa. Menurutnya, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih menjadi bukti konkret semangat gotong royong masyarakat Pulau Gadang dalam membangun ekonomi mandiri dan inklusif.
“Kami optimistis bahwa koperasi desa ini dapat menjadi model nasional pemberdayaan ekonomi rakyat yang berbasis kekuatan lokal. Ini adalah contoh nyata bagaimana desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi subjek utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tegas Yuzar.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Misharti menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan koperasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi rakyat di Kabupaten Kampar.
“Visi kami di Pemerintah Kabupaten Kampar adalah menciptakan ekosistem pembangunan yang berkelanjutan. Koperasi Desa Merah Putih ini harus menjadi pionir dalam penguatan ekonomi desa yang transparan, berkeadilan, dan terus tumbuh secara partisipatif,” terang Misharti.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kampar, Dendi Zulkhairi, S.STP., M.Si., sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat XIII Koto Kampar Zulfikar, S.Ag., M.Si., serta Kepala Desa Pulau Gadang H. Syofian. Kehadiran perwakilan dari berbagai BUMN, seperti PLN, Pos Indonesia, Pupuk Indonesia, serta institusi perbankan, menunjukkan sinergi kuat dalam membangun koperasi desa modern yang terintegrasi dengan berbagai stakeholder nasional.






















